apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 24 Agu 2026 - 02.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan penjelasan mengenai penggunaan indikator desil dalam menentukan tingkat kesejahteraan keluarga. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa desil bukan merupakan ukuran tunggal untuk menilai kondisi ekonomi suatu keluarga secara mutlak.

Hingga 10 Juli 2026, Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi 3 Tahun 2026 sendiri telah mencatat sebanyak 290,13 juta data individu dan 95,98 juta data keluarga.

Pengelompokan Kesejahteraan dalam Desil

Desil merupakan metode pengelompokan keluarga yang didasarkan pada posisi relatif tingkat kesejahteraan mereka. Di dalam DTSEN, keluarga diurutkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, lalu dibagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok desil mencakup sekitar 10 persen dari total keluarga.

Dalam pembagian ini, desil 1 mewakili kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 mewakili kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Baca Juga

Bareskrim Polri Buru Pemodal di Balik Kebakaran Hutan di Kalimantan

Bareskrim Polri Buru Pemodal di Balik Kebakaran Hutan di Kalimantan

Penentuan desil tidak hanya diukur dari nominal pendapatan keluarga. Posisi desil sebuah keluarga juga bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi mereka serta perubahan posisi relatifnya terhadap keluarga lain.

Variabel Penentu dan Metode Proxy Means Test

Untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan keluarga, DTSEN menerapkan metode statistik Proxy Means Test (PMT). Metode ini mengevaluasi berbagai karakteristik sosial ekonomi secara simultan.

Beberapa faktor yang diperhitungkan dalam menentukan posisi desil antara lain: - Kondisi perumahan - Sumber air minum - Bahan bakar dan energi untuk memasak - Kepemilikan aset - Daya dan konsumsi listrik - Komposisi keluarga - Tingkat pendidikan - Jenis pekerjaan - Kondisi kesehatan dan disabilitas

Baca Juga

Update Korban Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 91 Orang

Update Korban Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 91 Orang

Mekanisme Pembaruan Data dan Penerimaan Bantuan

Masuk ke dalam kelompok desil tertentu tidak serta-merta membuat sebuah keluarga otomatis berhak menerima bantuan sosial tertentu dari pemerintah. Setiap program bantuan memiliki kriteria dan ketentuan masing-masing yang harus dipenuhi.

Bagi masyarakat yang menemukan informasi keluarga mereka tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pemerintah menyediakan mekanisme usul dan sanggah untuk mengajukan pembaruan data.

Pembaruan data tersebut dapat dilakukan melalui beberapa saluran resmi yang tersedia, seperti layanan Cek Bansos via situs web atau aplikasi, sistem SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta layanan Cek DTSEN.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kesejahteraan keluargaBPSbantuan sosialDTSEN

Berita Terbaru Lainnya

wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan HunianPemerintah Luruskan Istilah Emas di Bawah BantalDirektur Utama PNM Buka Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN StadiumBareskrim Polri Buru Pemodal di Balik Kebakaran Hutan di KalimantanM. Nasir Diberhentikan dari Jabatan Sekda Aceh, Presiden Prabowo Terbitkan KeppresUpdate Korban Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 91 OrangBNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan SumateraPolri Siapkan 2 Helikopter dan Drone untuk Padamkan Karhutla

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap