Kebiasaan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga dapat memicu gangguan kesehatan yang serius pada telinga. Banyak orang terbiasa menggunakan alat ini untuk membersihkan telinga, namun para ahli medis mengingatkan bahwa tindakan tersebut tidak diperlukan dan justru berbahaya. Dokter THT di RSUP Nasional Dr. Ciptomangunkusumo menjelaskan bahwa serumen atau kotoran telinga sebenarnya memiliki fungsi penting. Serumen tersebut bertindak sebagai pelindung alami bagi saluran telinga dari infeksi bakteri. Oleh karena itu, keberadaan serumen dalam jumlah normal sebenarnya sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan organ pendengaran kita.
Menurut penjelasan dari Mayo Clinic, memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga justru berisiko mendorong kotoran telinga atau serumen masuk semakin dalam, bahkan hingga mendekati gendang telinga. Tindakan ini tidak hanya dapat menyumbat saluran pendengaran, tetapi juga berisiko melukai kulit tipis di dalam liang telinga dan merusak gendang telinga secara permanen. Selain itu, Cleveland Clinic turut menjelaskan bahwa penggunaan cotton bud dapat menggores kulit liang telinga, yang pada akhirnya meningkatkan risiko infeksi bakteri atau jamur. Bukannya membersihkan, gesekan dari kapas pada cotton bud tersebut justru dapat merangsang produksi kotoran telinga menjadi lebih banyak.








