apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Aparat Gabungan Tindak DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana dan Mile 69 di Mimika

Parlin SinagaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 02.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Aparat Gabungan Tindak DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana dan Mile 69 di Mimika
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Personel gabungan yang terdiri dari Operasi Damai Cartenz 2026 dan Satgas Amole 2026 telah melaksanakan tindakan hukum terhadap seorang pria dengan inisial GW. Pria tersebut diketahui merupakan salah satu individu yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian. Tindakan hukum yang melibatkan aparat gabungan ini secara resmi dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 7 Agustus 2026. Langkah tegas ini diambil karena GW diduga kuat memiliki keterkaitan erat dengan sejumlah kasus penembakan yang terjadi di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Dalam penindakan hukum yang dilakukan pada hari Jumat tersebut, GW dilaporkan mengalami luka-luka. Setelah tindakan kepolisian berlangsung, situasi di lapangan berkembang dengan cepat di mana anggota dari kelompok GW diduga memberikan pertolongan kepadanya. Anggota kelompok tersebut kemudian membawa GW yang terluka untuk meninggalkan lokasi kejadian. Berdasarkan laporan yang diterima, GW dibawa pergi menuju ke sebuah kawasan hutan untuk menghindari kejaran aparat keamanan yang sedang bertugas di wilayah tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kombes Yusuf Sutejo, yang menjabat sebagai Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, membenarkan adanya tindakan hukum tersebut terhadap DPO berinisial GW. Selain itu, Irjen Faizal Ramadhani selaku Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 juga memimpin jalannya operasi pengamanan dan penegakan hukum di wilayah Papua ini. Sinergi antara personel Operasi Damai Cartenz 2026 dan Satgas Amole 2026 ini menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam menangani kasus-kasus kekerasan bersenjata yang melibatkan daftar pencarian orang di wilayah Papua Tengah.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Salah satu kasus yang membuat GW masuk dalam daftar pencarian orang adalah keterlibatannya dalam dugaan penembakan terhadap sebuah kendaraan. Peristiwa penembakan kendaraan tersebut terjadi di kawasan Mile 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada bulan November 2017 silam. Dalam insiden penembakan di Mile 69 tersebut, dilaporkan terdapat satu orang korban yang mengalami luka akibat tembakan pada bagian paha. Sejak kejadian itu, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik penyerangan tersebut.

Tidak hanya kasus di Mile 69, GW juga diduga kuat terlibat dalam aksi penyerangan dan penembakan lainnya yang terjadi pada bulan Maret 2020. Penyerangan tersebut menyasar kawasan perkantoran PT Freeport Indonesia yang terletak di Kuala Kencana. Insiden penembakan di area perkantoran PT Freeport Indonesia ini merupakan peristiwa fatal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Seorang warga negara asing asal Selandia Baru dilaporkan meninggal dunia akibat serangan tersebut, sementara dua karyawan lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Penindakan terhadap GW pada 7 Agustus 2026 ini menjadi langkah penting bagi personel gabungan Operasi Damai Cartenz 2026 dan Satgas Amole 2026 dalam menegakkan hukum di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dugaan keterlibatan GW dalam serangkaian kasus kekerasan, mulai dari penembakan kendaraan di Mile 69 Tembagapura hingga penyerangan di kawasan perkantoran PT Freeport Indonesia Kuala Kencana, menjadikannya target utama yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum. Pihak berwenang pun terus mengusut keberadaan GW yang dilaporkan dibawa oleh kelompoknya ke kawasan hutan setelah terluka dalam penindakan tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026