apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Antisipasi Puncak Kemarau, Kemenhut Translokasi 3 Orangutan di Kalbar

Parlin SinagaDiterbitkan 28 Agu 2026 - 03.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Antisipasi Puncak Kemarau, Kemenhut Translokasi 3 Orangutan di Kalbar
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat mengambil tindakan nyata dengan mengevakuasi dan memindahkan (translokasi) tiga individu orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Upaya ini dilakukan secara cepat untuk memastikan keselamatan satwa-satwa tersebut dari dampak puncak musim kemarau yang sedang berlangsung, sekaligus meminimalisasi potensi gangguan terhadap habitat asli mereka.

Penyelamatan ini melibatkan kerja sama erat dari tim gabungan. Tim yang turun ke lapangan terdiri dari personel BKSDA Kalimantan Barat, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Tim gabungan ini melangsungkan aksi penyelamatan di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan.

Ketiga orangutan yang ditranslokasi tersebut terdiri dari satu induk betina bernama Mamak Yuni yang berusia sekitar 18 tahun, satu anak jantan bernama Pura yang berusia 8 hingga 10 bulan, dan satu individu remaja betina bernama Yuni yang berusia sekitar 8 tahun.

Baca Juga

Praperadilan Ditolak, Kubu Febrie Adriansyah Soroti Administrasi Penyidikan

Praperadilan Ditolak, Kubu Febrie Adriansyah Soroti Administrasi Penyidikan

Dampak Puncak Kemarau dan Pemeriksaan Kesehatan

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menjelaskan bahwa pergerakan satwa menuju area sekitar pemukiman dan perkebunan warga terjadi akibat dinamika kondisi alam pada musim kemarau di sekitar koridor habitatnya. Perubahan kondisi lingkungan ini mendorong satwa untuk keluar dari wilayah hutan guna mencari tempat bertahan hidup.

Sebelum proses translokasi dilakukan, tim dokter hewan dari YIARI melangsungkan pemeriksaan medis secara menyeluruh di lokasi. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kesiapan fisik satwa sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang aman.

Baca Juga

Anggota DPR Temui Massa, Janji Tuntaskan RUU Perampasan Aset

Anggota DPR Temui Massa, Janji Tuntaskan RUU Perampasan Aset

Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa ketiga orangutan tersebut berada dalam kondisi sehat. Selain itu, mereka juga masih mempertahankan sifat liar yang alami. Dengan kondisi fisik yang baik dan perilaku yang tetap liar, ketiganya dinyatakan sangat siap untuk kembali hidup bebas di kawasan konservasi.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Kehutanan

Berita Terbaru Lainnya

Tim Komando Politeknik Negeri Balikpapan Juarai Kompetisi Good Mining Practice 2026Praperadilan Ditolak, Kubu Febrie Adriansyah Soroti Administrasi PenyidikanAnggota DPR Temui Massa, Janji Tuntaskan RUU Perampasan AsetPraperadilan Ditolak, Kubu Febrie Adriansyah Minta Publik Cermati Pertimbangan HakimBNPB Sebut Tiga Provinsi Prioritas Karhutla Mulai Diguyur Hujan Hasil Modifikasi CuacaRatko Mladic, si Jagal Bosnia Meninggal Dunia di Den HaagIPW Minta Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar yang Seret Kombes FAlasan Hakim PN Jaksel Tolak Kembalikan Foto Keluarga Febrie Adriansyah

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap