apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Pemerintahan

Wamendagri Tekankan Integritas Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi

Domu TobingDiterbitkan 21 Agu 2026 - 19.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Wamendagri Tekankan Integritas Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Upaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi di tingkat daerah memerlukan komitmen kuat dari para pemimpinnya. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus saat memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi. Pertemuan penting tersebut diselenggarakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Wiyagus menekankan betapa pentingnya komitmen integritas dari seluruh kepala daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Wamendagri menyoroti tantangan yang dihadapi oleh para kepala daerah yang datang dari berbagai macam latar belakang profesi. Para pemimpin daerah di Indonesia saat ini memiliki latar belakang yang sangat beragam, mulai dari kalangan politisi hingga pengusaha. Karena latar belakang yang bervariasi tersebut, mereka belum tentu terbiasa dengan ketentuan dan aturan yang berlaku dalam tata kelola keuangan publik. Oleh sebab itu, Akhmad Wiyagus menyatakan bahwa komitmen integritas saja tidak cukup, melainkan harus diimbangi dengan kemauan kuat dari para pimpinan daerah untuk terus mempelajari regulasi yang ada, khususnya yang terkait dengan pengelolaan keuangan negara.

Lebih lanjut, pemahaman yang mendalam terhadap aturan hukum dan regulasi yang berlaku sebenarnya berfungsi sebagai bentuk perlindungan bagi para kepala daerah itu sendiri dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan sehari-hari. Dengan memahami aturan secara baik, kepala daerah dapat menghindari kesalahan administratif maupun hukum. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sendiri hadir bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada pemerintah daerah yang melakukan kesalahan. Sebaliknya, Kemendagri berfokus pada menjalankan fungsi pembinaan agar seluruh pemerintah daerah (Pemda) dapat bekerja dengan baik dan tetap berada di dalam koridor hukum yang telah ditetapkan.

Baca Juga

Kebakaran Melanda Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan

Langkah-langkah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat daerah ini juga sangat sejalan dengan visi dan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Visi tersebut tertuang secara jelas melalui program Asta Cita, khususnya Asta Cita ke-7, yang menaruh perhatian besar pada prioritas reformasi birokrasi serta upaya pemberantasan korupsi di seluruh lini pemerintahan. Dengan mendorong integritas dan pemahaman regulasi di tingkat daerah, Kemendagri berupaya menyelaraskan jalannya pemerintahan daerah dengan target pembangunan nasional yang bersih dari praktik korupsi.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Semarang ini merupakan bagian dari pelaksanaan klaster ketiga dari total sepuluh rangkaian kegiatan edukasi pencegahan korupsi yang telah direncanakan. Rangkaian kegiatan edukasi pencegahan korupsi ini dirancang secara kolaboratif oleh Kementerian Dalam Negeri bersama dengan sejumlah lembaga penting lainnya, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Dalam upaya memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan tersebut, terdapat empat dimensi utama yang dilibatkan, yaitu dimensi kepemimpinan dan politik, kebijakan tata kelola, pengawasan dan akuntabilitas, serta dimensi integritas.

Baca Juga

Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Kegiatan rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan kepala daerah. Di antaranya adalah Wakil Ketua KPK Johanis Tanak yang turut hadir dalam acara tersebut. Selain itu, tampak hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen selaku tuan rumah, serta Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan kuat terhadap program penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi di tingkat regional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pencegahan KorupsiKementerian Dalam NegeriPemerintah Daerah

Berita Terbaru Lainnya

Kronologi Masalah Ioniq 5 Aa Juju dan Klarifikasi HyundaiAsap Karhutla Kalimantan Masuk Malaysia, Sekolah Tutup 2 HariKebakaran Melanda Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Damkar DikerahkanKejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie AdriansyahPenerapan PPN 12 Persen untuk Barang Mewah Tidak Berdampak di FTZ BatamSpaceX Targetkan Uji Coba Penerbangan Ke-14 Starship sebelum Akhir AgustusPemerintah Siapkan Anggaran Rp3 Triliun untuk Program Insentif Motor ListrikBank Indonesia Buka Karya Kreatif Indonesia 2026 di JCC Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap