apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Update Korban Gempa NTT, Korban Meninggal Capai 91 Orang, Terbanyak di Manggarai

Domu TobingDiterbitkan 24 Agu 2026 - 03.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Update Korban Gempa NTT, Korban Meninggal Capai 91 Orang, Terbanyak di Manggarai
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini telah mencapai 91 orang. Angka kematian tersebut mengalami penambahan sebanyak 4 jiwa dari hari sebelumnya.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan pembaruan data tersebut dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Minggu (23/8/2026). Berdasarkan laporan yang diterima, wilayah Manggarai menjadi daerah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak.

Rincian Data dan Profil Korban

Dari total 91 korban yang meninggal dunia, BNPB mencatat rincian berdasarkan jenis kelamin yaitu 40 korban berjenis kelamin laki-laki dan 48 korban berjenis kelamin perempuan. Sementara itu, tiga korban meninggal lainnya masih belum diketahui jenis kelaminnya karena masih berada dalam tahap identifikasi oleh petugas di lapangan.

Jika dilihat dari klasifikasi usia, korban meninggal dunia terdiri dari berbagai kelompok umur dengan rincian sebagai berikut: - 39 orang lanjut usia (lansia) - 35 orang dewasa - 12 anak-anak dan remaja - 4 batita (bawah tiga tahun) - 1 balita (bawah lima tahun)

Baca Juga

Asap Karhutla Sampai Negara Tetangga, Ini Respons Istana

Asap Karhutla Sampai Negara Tetangga, Ini Respons Istana

Selain korban jiwa, gempa bumi ini juga mengakibatkan dampak luka-luka yang cukup signifikan bagi warga. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.286 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Analisis Penyebab Kematian Korban

BNPB juga menjabarkan faktor-faktor yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini. Berdasarkan data yang dihimpun, dampak langsung dari guncangan gempa bumi menjadi penyebab utama kematian.

Sebanyak 51 persen dari total korban meninggal dunia disebabkan oleh dampak langsung, salah satunya akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh saat gempa terjadi. Sementara itu, 49 persen korban meninggal lainnya disebabkan oleh dampak tidak langsung dari peristiwa gempa tersebut.

Baca Juga

BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga

BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga

Ribuan Gempa Susulan Masih Terjadi

Aktivitas kegempaan di wilayah Nusa Tenggara Timur dilaporkan masih terus berlanjut. Sejak gempa utama pertama kali mengguncang, tercatat sudah ada 5.688 kali gempa susulan yang terjadi di wilayah tersebut.

Kekuatan gempa susulan yang terekam sangat bervariasi. Magnitudo terkecil yang tercatat adalah sebesar 1,1 sedangkan kekuatan gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2.

Pada hari penyampaian laporan pemutakhiran data ini, guncangan gempa susulan masih dirasakan cukup intens oleh masyarakat setempat. Tercatat ada 130 kali gempa susulan yang dirasakan langsung oleh warga pada hari tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamManggaraiBNPB

Berita Terbaru Lainnya

Asap Karhutla Sampai Negara Tetangga, Ini Respons Istana96 Ribu Turis Asing Naik Kereta dalam Sebulan, Paling Banyak dari Stasiun IniTransmart Full Day Sale 28 Agustus 2026, Paket Alat Kebersihan Diskon hingga 50%+20%BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi KeluargawondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan HunianPemerintah Luruskan Istilah Emas di Bawah BantalDirektur Utama PNM Buka Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN StadiumBareskrim Polri Buru Pemodal di Balik Kebakaran Hutan di Kalimantan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap