Pernahkah Anda bertanya-tanya stasiun mana yang paling sering menjadi titik awal perjalanan turis asing saat menjelajahi Indonesia menggunakan kereta api? Bagi para wisatawan mancanegara (wisman), moda transportasi kereta api jarak jauh kini kian diminati untuk berpindah antarkota, terutama di Pulau Jawa.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan perjalanan wisman pada periode Juli 2026. Dari total puluhan ribu wisman yang memilih moda transportasi ini, Stasiun Yogyakarta keluar sebagai stasiun keberangkatan yang paling banyak digunakan.
Secara keseluruhan, KAI melayani sebanyak 96.940 wisman yang menggunakan kereta api jarak jauh sepanjang Juli 2026. Angka tersebut menandai volume bulanan tertinggi yang pernah dicapai KAI sejak tahun 2022.
Daftar Stasiun Keberangkatan Terfavorit Wisman
Berdasarkan data yang dirilis KAI, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun keberangkatan dengan jumlah wisman terbanyak pada Juli 2026, yakni mencapai 21.933 orang.
Posisi berikutnya ditempati oleh Stasiun Gambir di Jakarta dengan 18.480 keberangkatan wisman, serta Stasiun Bandung dengan 9.330 wisman.
Transmart Full Day Sale 28 Agustus 2026, Paket Alat Kebersihan Diskon hingga 50%+20%

Berikut adalah daftar lengkap 10 stasiun dengan volume keberangkatan wisatawan mancanegara tertinggi selama Juli 2026:
- Stasiun Yogyakarta: 21.933 wisman
- Stasiun Gambir: 18.480 wisman
- Stasiun Bandung: 9.330 wisman
- Stasiun Surabaya Gubeng: 4.194 wisman
- Stasiun Pasarsenen: 4.093 wisman
- Stasiun Malang: 3.661 wisman
- Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 3.167 wisman
- Stasiun Probolinggo: 3.061 wisman
- Stasiun Lempuyangan: 1.977 wisman
- Stasiun Solo Balapan: 1.808 wisman
Tren Pertumbuhan Penumpang Asing
Menurut data yang dipaparkan oleh Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, capaian pada Juli 2026 ini mengalami peningkatan sebesar 8,28% dibandingkan dengan Juli 2025 yang mencatatkan 89.526 wisman.
Jumlah wisman di bulan Juli 2026 tersebut juga tercatat 67,21% lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata bulanan sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, yang berada di angka sekitar 57.973 wisman.
Secara kumulatif, sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, KAI telah melayani total 405.814 wisman. Jumlah kumulatif ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,86% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang kala itu mencatatkan 390.745 wisman.
BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga

Perkembangan Volume Wisman dari Tahun ke Tahun
Minat wisatawan asing untuk menggunakan layanan kereta api jarak jauh di Indonesia terus memperlihatkan tren positif dari tahun ke tahun.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2022, jumlah wisman pengguna kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 300.708 orang. Angka ini kemudian mengalami peningkatan yang cukup signifikan menjadi 580.995 orang pada tahun 2023.
Tren kenaikan tersebut berlanjut pada tahun 2024 dengan total 669.226 penumpang asing, dan puncaknya menyentuh angka 694.123 orang sepanjang tahun 2025. Dengan capaian yang kuat pada paruh pertama tahun 2026, transportasi kereta api semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pilihan utama bagi turis asing untuk mobilitas di Indonesia.






