apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Internasional

Singapura Luncurkan Insentif Rp835 Juta per Anak demi Atasi Ancaman Kiamat Demografi

Usat NgajiDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Singapura Luncurkan Insentif Rp835 Juta per Anak demi Atasi Ancaman Kiamat Demografi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Singapura kini tengah menghadapi ancaman krisis demografi yang serius akibat penurunan tingkat kelahiran secara terus-menerus. Guna mengatasi persoalan ini, pemerintah setempat meluncurkan rangkaian kebijakan baru, termasuk penyediaan bantuan finansial yang mencapai lebih dari SG$60.000 atau berkisar Rp835,7 juta (kurs Rp13.929/SG$) bagi setiap anak warga negara sejak lahir hingga berumur 17 tahun.

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menyatakan bahwa langkah baru ini bertujuan membawa perubahan mendasar dalam sistem dukungan terhadap keluarga, bukan sekadar modifikasi kecil dari program yang sudah berjalan sebelumnya.

Dalam pidato National Day Rally, Wong memaparkan keinginan pemerintah untuk menggeser fokus bantuan yang sebelumnya hanya berpusat pada masa awal kelahiran. Kebijakan teranyar ini kini mencakup pemangkasan biaya penitipan anak, perpanjangan masa cuti bagi orang tua, hingga kemudahan akses untuk memperoleh perumahan publik.

Baca Juga

Rusia Peringatkan Aktivitas Militer NATO di Arktik Bisa Picu Konfrontasi Bersenjata

Rusia Peringatkan Aktivitas Militer NATO di Arktik Bisa Picu Konfrontasi Bersenjata

Kendati demikian, hasil dari kebijakan ini diproyeksikan tidak dapat dirasakan secara instan. Kalapana Vignehsa, seorang peneliti senior di Institute of Policy Studies, mengibaratkan upaya ini seperti mengarahkan kembali gunung es yang bergerak sangat lambat, sehingga memerlukan waktu hingga puluhan tahun untuk melihat hasilnya. Vignehsa menambahkan bahwa penyaluran bantuan keuangan jauh lebih mudah dilakukan ketimbang menyelesaikan isu sosial dan budaya yang jauh lebih rumit.

Di sisi lain, Chua Yeow Hwee selaku asisten profesor ekonomi di Nanyang Technological University, berpendapat bahwa strategi baru ini lebih menjanjikan dibandingkan skema bonus sekali bayar. Ia menilai langkah ini menunjukkan pemahaman pemerintah bahwa proses membesarkan anak membutuhkan biaya dan waktu yang panjang. Walau begitu, Chua mengingatkan adanya potensi peningkatan beban operasional bagi sektor usaha akibat perpanjangan cuti orang tua, karena posisi pekerja yang sedang cuti harus digantikan oleh tenaga kerja lain.

Baca Juga

Eks Penasihat AS Peringatkan Potensi Serangan Nuklir terhadap Iran

Eks Penasihat AS Peringatkan Potensi Serangan Nuklir terhadap Iran

Kondisi demografi Singapura saat ini memang kian tertekan. Angka kesuburan total atau Total Fertility Rate (TFR) di negara tersebut merosot ke level 0,87 pada tahun 2025, turun dibandingkan angka 0,97 pada tahun sebelumnya. Angka kesuburan tersebut berada jauh di bawah batas minimal 2,1 yang diperlukan untuk mempertahankan kestabilan populasi tanpa bergantung pada arus migrasi.

Fenomena serupa di kawasan Asia menunjukkan bahwa tantangan ini tidak mudah diselesaikan. Sebagai contoh, Korea Selatan tetap mencatatkan TFR di kisaran 0,8 meski telah memperluas program bantuan pengasuhan anak. Sementara itu, Jepang mengalami tren penurunan TFR selama sepuluh tahun berturut-turut hingga menyentuh rekor terendah di angka 1,14 pada tahun 2025.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Singapura

Berita Terbaru Lainnya

Pentingnya Perencanaan Keuangan Lintas Generasi dari Kekayaan hingga WarisanChery Q Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Harga Mulai Rp262,4 JutaPemerintah Siagakan 1.425 Relawan Masyarakat Peduli Api Tangani KarhutlaTiba di NTT, Tim Relawan Kesehatan USK Aceh Mulai Berikan Layanan Medis dan Pendampingan Trauma Korban GempaKendala Akses Hambat Pemadaman Kebakaran Gedung Kosong di GambirKebakaran Permukiman di Gambir Jakpus Berdampak pada 4 RT, Warga DievakuasiPolisi Naikkan Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Yanto Idorway ke PenyidikanRusia Peringatkan Aktivitas Militer NATO di Arktik Bisa Picu Konfrontasi Bersenjata

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap