Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga serta sebuah gedung kosong di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa kebakaran ini memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran, meskipun proses penjinakan api di lapangan sempat diwarnai oleh berbagai kendala teknis dan akses yang menyulitkan petugas.
Peristiwa ini awalnya dilaporkan oleh warga yang menghubungi pihak pemadam kebakaran pada pukul 13.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas bergerak cepat ke lokasi kejadian dan memulai operasi pemadaman pada pukul 13.46 WIB untuk mencegah api merambat lebih luas.
Kendala Akses dan Pemadaman Manual di Gedung Kosong
Meskipun operasi pemadaman langsung dilakukan, petugas menghadapi tantangan besar saat mencoba memadamkan api di gedung kosong tersebut. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, yang ditemui di lokasi kebakaran, mengungkapkan bahwa akses yang sulit menuju gedung menjadi hambatan utama bagi petugas.
Kebakaran Permukiman di Gambir Jakpus Berdampak pada 4 RT, Warga Dievakuasi

Pihak Gulkarmat DKI Jakarta sebenarnya telah berupaya mengerahkan unit bronto skylift untuk memudahkan proses pemadaman di area tinggi gedung tersebut. Namun, armada bronto skylift tersebut tidak dapat masuk ke lokasi akibat kendala akses jalan yang tidak memadai.
Karena unit bronto skylift tidak bisa digunakan, petugas di lapangan terpaksa melakukan pemadaman secara manual. Para petugas harus memanjat gedung kosong tersebut dengan menggunakan tangga tunggal (single ladder) yang mereka miliki demi menjangkau titik-titik api.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas pemadam kebakaran masih terus bersiaga untuk melakukan proses pendinginan atau overhaul di area gedung kosong. Langkah overhaul ini dilakukan dengan membuka dan membongkar bagian bangunan guna mengantisipasi adanya bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Bayu Meghantara menjelaskan bahwa sisa titik api terakhir yang masih tersisa di lokasi tersebut berada di lantai 13 gedung kosong.
Polisi Naikkan Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Yanto Idorway ke Penyidikan

Ratusan Rumah Warga Terdampak Kebakaran
Selain melanda gedung kosong, kobaran api juga merambat dan menghanguskan permukiman warga di sekitar lokasi kejadian. Kebakaran ini menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat setempat.
Tercatat sebanyak 114 rumah warga di kawasan permukiman tersebut terdampak oleh amukan si jago merah. Kejadian ini juga berdampak langsung pada kehidupan ratusan warga Gambir, Jakarta Pusat. Setidaknya ada 880 jiwa dari 310 kartu keluarga (KK) yang kini terdampak akibat bencana kebakaran tersebut.






