apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Sampah Bandung Bakal Disulap Jadi Bahan Bakar

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 25 Agu 2026 - 16.53 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sampah Bandung Bakal Disulap Jadi Bahan Bakar
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah Kota Bandung kini tengah menerapkan konsep pengelolaan sampah terdesentralisasi melalui Tempat Pengolahan Sampah Organik dan Sirkular (TPOS) Gedebage. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Kembang, di mana sampah Bandung bakal disulap jadi bahan bakar alternatif melalui pemanfaatan teknologi modern.

Masalah pengelolaan sampah di Kota Bandung tergolong krusial. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa Bandung merupakan satu-satunya ibu kota provinsi di Indonesia yang tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sendiri. Selama ini, kota tersebut sangat bergantung pada TPA yang dikelola oleh pemerintah provinsi, seperti TPA Sarimukti dan TPA Legok Nangka yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Solusi Desentralisasi di TPOS Gedebage

Untuk mengurangi ketergantungan yang tinggi terhadap TPA regional tersebut, Pemerintah Kota Bandung menginisiasi pembangunan fasilitas di kawasan Gedebage. TPOS Gedebage dirancang dengan konsep desentralisasi agar pengolahan sampah dapat diselesaikan lebih dekat dari sumbernya.

Baca Juga

LPSK, Ada Potensi Ancaman terhadap Saksi Kasus Febrie Adriansyah

LPSK, Ada Potensi Ancaman terhadap Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Fasilitas pengolahan sampah ini direncanakan memiliki kapasitas operasional yang cukup besar, yakni mampu menampung dan mengolah hingga 300 ton sampah per hari. Melalui kapasitas tersebut, volume sampah yang harus dibuang ke luar kota diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

Mengubah Sampah Menjadi Solid Recovered Fuel

Teknologi yang diimplementasikan di TPOS Gedebage difokuskan untuk mengonversi sampah menjadi bahan bakar padat yang dikenal sebagai Solid Recovered Fuel (SRF). Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara, Sigit Puji Santosa, menjelaskan bahwa material SRF hasil olahan sampah ini memiliki nilai kalor yang tinggi. Karakteristik tersebut membuat SRF layak digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan refinery (kilang), pabrik, hingga mesin boiler industri.

Guna mengantisipasi dampak lingkungan bagi warga sekitar, teknologi yang dipilih dalam proyek ini dipastikan menggunakan sistem tertutup (contained dan captured). Sistem ini dirancang untuk menangkap emisi dan bau, sehingga operasional pengolahan sampah tidak menimbulkan gangguan bau di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga

Kilas Balik Skandal Bre-X, Penipuan Gunung Emas Busang di Kalimantan Timur

Kilas Balik Skandal Bre-X, Penipuan Gunung Emas Busang di Kalimantan Timur

Kolaborasi Lintas Sektor dan Target Operasional

Pembangunan TPOS Gedebage berjalan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sinergi ini diharapkan mampu memperlancar kebutuhan teknologi dan investasi proyek.

Pemerintah Kota Bandung saat ini menargetkan percepatan pembangunan dan persiapan fasilitas agar TPOS Gedebage dapat mulai beroperasi secara resmi pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BandungBPI Danantara

Berita Terbaru Lainnya

LPSK, Ada Potensi Ancaman terhadap Saksi Kasus Febrie AdriansyahDanantara Indonesia Perkenalkan Jajaran Pengurus DSI, Ada CEO Freeport dan Eks Petinggi Bank DuniaDSI Jelaskan Perbedaan Peran dengan Bursa MineralKilas Balik Skandal Bre-X, Penipuan Gunung Emas Busang di Kalimantan TimurPemerintah Klarifikasi Potensi 1.800 Ton Emas Masyarakat di 'Bawah BantalPemerintah Salurkan Bansos Tahap III 2026, Begini Cara Cek Kelayakan PenerimaPresiden Prabowo Jadwalkan Peluncuran Program PLTS 100 GWp di BaliKetua DPD RI Minta Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Penyebab Karhutla

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap