apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Pilah-pilih Reksa Dana dan Unit Link saat Selat Hormuz Masih Panas

Parlin SinagaDiterbitkan 24 Agu 2026 - 00.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pilah-pilih Reksa Dana dan Unit Link saat Selat Hormuz Masih Panas
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Tahun 2026 diwarnai oleh berbagai tantangan ekonomi global, mulai dari ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah, tekanan pada harga minyak dunia, hingga laju inflasi global yang masih membayangi. Di tengah situasi pasar yang dinamis ini, para investor dituntut untuk lebih cermat dalam menempatkan dana mereka. Terkait hal tersebut, instrumen reksa dana dan unit link tetap dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mengoptimalkan portofolio investasi mereka.

Strategi investasi di tengah ketidakpastian global ini dibahas secara mendalam dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia pada Jumat, 24 Agustus 2026. Dalam dialog yang dipandu oleh Shania Alatas tersebut, Presiden Direktur Infovesta Utama, Edbert Suryajaya, memaparkan pandangannya mengenai langkah-langkah yang perlu diambil oleh para investor di tengah kondisi pasar saat ini.

Menyelaraskan Investasi dengan Profil Risiko

Menurut penjelasan Edbert Suryajaya, instrumen reksa dana masih menjadi salah satu pilihan investasi yang mampu menawarkan imbal hasil yang cukup menjanjikan bagi masyarakat. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa setiap keputusan investasi tidak boleh diambil secara gegabah. Penempatan dana pada instrumen reksa dana maupun unit link harus disesuaikan secara matang dengan tujuan investasi jangka panjang serta profil risiko yang dimiliki oleh masing-masing investor.

Baca Juga

Otorita IKN dan PT Indobox Cinematic Buana Sepakati Pembangunan Bioskop di Nusantara

Otorita IKN dan PT Indobox Cinematic Buana Sepakati Pembangunan Bioskop di Nusantara

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan tekanan inflasi global menuntut investor untuk mengenali batas toleransi risiko mereka sendiri. Dengan memahami profil risiko, investor dapat memilih produk investasi yang paling sesuai agar tidak mengalami kerugian yang di luar batas kemampuan mereka dalam menghadapi fluktuasi pasar.

Pilihan Reksa Dana Saham vs Pendapatan Tetap

Bagi investor yang memiliki profil risiko agresif dan menargetkan pertumbuhan nilai aset yang tinggi, reksa dana saham masih menjadi pilihan yang sangat menarik. Instrumen ini menawarkan potensi pertumbuhan imbal hasil yang cukup tinggi di masa depan. Namun, potensi keuntungan yang besar ini juga diikuti oleh tingkat risiko yang sebanding. Oleh karena itu, reksa dana saham dinilai tidak begitu cocok untuk investor yang berkarakter konservatif atau mereka yang mengutamakan stabilitas modal.

Baca Juga

Ada Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini Namanya

Ada Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini Namanya

Di sisi lain, bagi kelompok investor konservatif yang lebih mengutamakan keamanan dana investasi mereka, reksa dana pendapatan tetap dapat menjadi opsi yang lebih rasional. Meskipun pertumbuhan imbal hasil dari reksa dana pendapatan tetap ini tidak sebesar potensi yang ditawarkan oleh reksa dana saham, instrumen ini menawarkan tingkat kestabilan yang lebih baik di tengah situasi ekonomi global tahun 2026 yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiSelat Hormuz

Berita Terbaru Lainnya

Otorita IKN dan PT Indobox Cinematic Buana Sepakati Pembangunan Bioskop di NusantaraAda Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini NamanyaKAI Uji Coba Penambahan Frekuensi LRT Jabodebek di Jam Sibuk Mulai 8 Juni 2026Cara Pemerintah Meratakan Akses Internet di Daerah 3T Melalui Satelit SATRIA-1Smelter Freeport di Gresik Siap Beroperasi Kembali Mulai September 2026Sinergi Pengendalian Banjir Jakarta dan Pengerukan Kanal Banjir BaratTol Baru Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi Segera Dibuka, Dua Seksi Kantongi SLOPerluas Akses Keuangan PMI, BRI Resmi Meluncurkan Aplikasi BRImo Taiwan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap