apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Smelter Freeport di Gresik Siap Beroperasi Kembali Mulai September 2026

Nyaring AranDiterbitkan 23 Agu 2026 - 23.42 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Smelter Freeport di Gresik Siap Beroperasi Kembali Mulai September 2026
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT Freeport Indonesia bersiap mengaktifkan kembali fasilitas pemurnian Manyar yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur. Setelah sempat menghentikan operasionalnya secara total sejak Desember 2025, smelter ini direncanakan akan kembali beroperasi secara bertahap mulai September 2026.

Langkah pengaktifan kembali ini didukung oleh mulai masuknya pengiriman konsentrat tembaga dari fasilitas tambang PT Freeport Indonesia di Papua. Konsentrat yang dikirim dari Papua tersebut saat ini sedang dikumpulkan di Manyar untuk memastikan volumenya mencukupi sebelum proses pembakaran dan pemurnian resmi dimulai kembali.

Mengapa Operasional Smelter Manyar Gresik Sempat Terhenti?

Perjalanan operasional Smelter Manyar di Gresik menghadapi sejumlah tantangan operasional dan alam sejak pertama kali dibangun. Fasilitas pemurnian ini sebenarnya telah memulai operasional terbatas pada Juni 2024, dan telah memproduksi hasil olahan konsentrat dari tambang Papua pada Agustus 2024.

Namun, pada Oktober 2024, terjadi kebakaran di area smelter, tepatnya pada unit gas cleaning plant. Unit ini memiliki fungsi penting untuk menangkap emisi gas SO2 yang dihasilkan dari tungku pembakaran (furnace) agar tidak mencemari udara bebas, sekaligus memprosesnya menjadi asam sulfat. Setelah insiden kebakaran tersebut, PT Freeport Indonesia segera melakukan perbaikan hingga fasilitas dinyatakan siap untuk kembali berproduksi pada Mei 2025.

Baca Juga

Perluas Akses Keuangan PMI, BRI Resmi Meluncurkan Aplikasi BRImo Taiwan

Perluas Akses Keuangan PMI, BRI Resmi Meluncurkan Aplikasi BRImo Taiwan

Tantangan berikutnya muncul pada September 2025 ketika terjadi bencana alam berupa longsor lumpur bijih basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Longsor ini berdampak langsung pada terhentinya pasokan konsentrat tembaga yang dikirimkan ke smelter di Gresik.

Akibat terhentinya pasokan bahan baku dari Papua, Smelter Manyar hanya dapat mengolah sisa stok konsentrat yang masih tersimpan di dalam gudang penyimpanan. Setelah sisa stok tersebut habis dimurnikan, smelter akhirnya berhenti beroperasi secara total pada Desember 2025 karena kekosongan pasokan konsentrat. Selama periode henti total tersebut, PT Freeport Indonesia memanfaatkannya untuk melakukan pemeliharaan serta perbaikan menyeluruh demi memastikan kesiapan fasilitas saat pasokan konsentrat kembali mengalir.

Bagaimana Rencana Pemulihan Operasional Smelter Freeport?

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menjelaskan bahwa Smelter Manyar dijadwalkan akan mulai memproduksi katoda tembaga (copper cathode) kembali secara bertahap pada September 2026.

Pada tahap awal pengoperasian kembali tersebut, kapasitas output produksi smelter akan dimulai di bawah 30 persen. Secara keseluruhan, kapasitas operasional awal pada September 2026 akan dimulai di bawah 50 persen. PT Freeport Indonesia kemudian akan meningkatkan kapasitas operasional ini secara bertahap hingga ditargetkan dapat beroperasi penuh mencapai 100 persen pada akhir tahun 2027.

Baca Juga

Tangga Lipat Aluminium Turun Harga Jadi Rp1,19 Juta di Transmart Hari Ini

Tangga Lipat Aluminium Turun Harga Jadi Rp1,19 Juta di Transmart Hari Ini

Untuk memulai proses pembakaran tersebut, pasokan konsentrat tembaga dari Papua kini sudah mulai dikirimkan dan masuk ke fasilitas penyimpanan di Manyar. Pengumpulan ini dilakukan agar volume konsentrat mencukupi batas minimum sebelum tungku peleburan dinyalakan kembali.

Berapa Nilai Investasi Pembangunan Smelter Manyar?

Fasilitas pemurnian di KEK JIIPE Gresik ini merupakan salah satu proyek strategis dengan nilai investasi yang sangat besar. Pembangunan Smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia ini menelan biaya investasi mencapai sekitar 3,7 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp58 triliun.

Investasi besar ini dialokasikan untuk membangun infrastruktur pemurnian modern, termasuk unit pengolahan konsentrat tembaga menjadi katoda tembaga serta unit gas cleaning plant yang berfungsi mengolah emisi SO2 menjadi asam sulfat guna mencegah pencemaran udara. Dengan rencana operasional bertahap mulai September 2026, fasilitas ini diharapkan dapat kembali berkontribusi penuh pada akhir tahun 2027.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Cara Pemerintah Meratakan Akses Internet di Daerah 3T Melalui Satelit SATRIA-1Sinergi Pengendalian Banjir Jakarta dan Pengerukan Kanal Banjir BaratTol Baru Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi Segera Dibuka, Dua Seksi Kantongi SLOPerluas Akses Keuangan PMI, BRI Resmi Meluncurkan Aplikasi BRImo TaiwanPutin Ancam Balas Serangan Ukraina dengan Menyasar Sektor Ekonomi SensitifBNI wondrX 2026 Hadirkan PBSI Experience, Dekatkan Penggemar dengan Atlet Bulu TangkisJalan Tegar Beriman-Bomang Ditargetkan Tersambung Lewat Flyover pada 2027Ahmad Ali, Kalau Politik Jadi Tempat Mencari Nafkah, Sudah Pasti Salah

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap