Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela menggulirkan kebijakan baru yang menyasar pembangunan sumber daya manusia hingga ke tingkat desa. Upaya ini diwujudkan melalui dua program strategis, yaitu Satu Desa Satu Sarjana di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta Satu Desa Satu Hafiz Qur鈥檃n. Kedua program tersebut dirancang untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat pedesaan.
Dalam pelaksanaan program Satu Desa Satu Sarjana, Pemprov Lampung mengalokasikan beasiswa untuk 2.500 putra-putri terbaik dari berbagai desa. Sasaran utama dari program bantuan pendidikan tinggi di bidang STEM ini adalah anak-anak petani serta keluarga yang tergolong kurang mampu secara ekonomi. Langkah ini diharapkan dapat membantu generasi muda pedesaan untuk meraih pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi.
Di sisi lain, pembangunan karakter spiritual juga menjadi fokus pemerintah daerah. Melalui program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an, Pemprov Lampung bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk pemberian beasiswa bagi generasi muda di desa untuk menempuh pendidikan sebagai penghafal Al-Qur鈥檃n.
Karhutla Meluas di Papua, BNPB Reposisi Armada Udara dari NTT

Selain kedua program beasiswa tersebut, Pemprov Lampung juga mengeluarkan kebijakan untuk menghapus beban uang komite sekolah mulai tahun 2025. Kebijakan ini diambil guna mengurangi beban biaya pendidikan yang selama ini ditanggung oleh wali murid di tingkat sekolah.
Keberadaan institusi pendidikan tinggi di daerah, seperti Universitas Lampung, turut menjadi bagian penting dalam mendukung iklim pendidikan di provinsi ini. Salah satu institusi yang berperan dalam mencetak tenaga pendidik di daerah tersebut adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila), yang saat ini dipimpin oleh Dekan Albet Maydiantoro. Ketersediaan tenaga pendidik yang berkualitas diharapkan dapat mendukung keberhasilan program-program peningkatan mutu pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.
Gubernur Mirza Dorong Teknologi Tepat Guna Percepat Hilirisasi Komoditas Lampung

Melalui integrasi program beasiswa STEM, pencetakan hafiz Qur'an, serta penghapusan uang komite pada tahun 2025, Pemprov Lampung berupaya menciptakan pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh anak daerah, khususnya yang berasal dari wilayah pedesaan.






