apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Internasional

Pemerintah Baru Suriah Laporkan Temuan Berton-ton Material Nuklir ke IAEA

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 20 Agu 2026 - 06.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Baru Suriah Laporkan Temuan Berton-ton Material Nuklir ke IAEA
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menemukan material nuklir dalam jumlah beberapa ton di Suriah. Penemuan ini berhasil dilakukan setelah pemerintahan baru di negara tersebut melaporkan lokasi keberadaan material nuklir itu kepada pihak IAEA. Melalui langkah kooperatif ini, pemerintah baru Suriah menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan IAEA dalam menangani warisan aktivitas nuklir yang berlangsung selama puluhan tahun di bawah pemerintahan keluarga Assad. Langkah ini diambil setelah Presiden Bashar al-Assad digulingkan dari kekuasaannya pada akhir tahun 2024.

Proses pelaporan keberadaan material tersebut dilakukan secara sukarela oleh pemerintah Suriah kepada IAEA pada tanggal 17 Juli 2026. Menteri Luar Negeri Suriah, Asaad al-Shaibani, menjelaskan bahwa pada tanggal 17 Juli, pihaknya mengirim surat resmi kepada badan tersebut. "Kami menyatakan atas kehendak bebas kami sendiri adanya material nuklir di lokasi yang tidak diumumkan dalam warisan yang ditinggalkan oleh rezim sebelumnya," jelas Asaad al-Shaibani. Pernyataan tersebut disampaikan oleh al-Shaibani dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi di Damaskus.

Baca Juga

BCA Expo 2026 Digelar di 7 Kota, Intip Promo Menariknya

BCA Expo 2026 Digelar di 7 Kota, Intip Promo Menariknya

Meskipun telah dilaporkan secara sukarela, temuan material nuklir dalam jumlah berton-ton ini tetap menjadi perhatian serius bagi IAEA. Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyatakan keprihatinannya mengenai potensi penyalahgunaan material tersebut. "Kita berbicara tentang beberapa ton material nuklir yang dapat digunakan untuk tujuan yang buruk," ungkap Rafael Grossi. Di sisi lain, pihak pemerintah Suriah memberikan klarifikasi dan mengatakan bahwa material nuklir yang dilaporkan tersebut tidak berbahaya.

Terkait dengan pengelolaan ke depannya, disepakati bahwa material nuklir tersebut akan tetap berada dalam penguasaan Suriah. Namun, penguasaan ini harus berjalan dengan jaminan serta pengawasan dari pihak IAEA. Asaad al-Shaibani menegaskan kesiapan negaranya untuk menjaga keamanan material tersebut. "Kami akan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk menangani bahan nuklir dan menyimpannya dengan aman," kata al-Shaibani. Selain itu, pihak Suriah juga menegaskan hak mereka untuk menggunakan material tersebut untuk kepentingan sipil dan tujuan damai.

Baca Juga

Kecelakaan Maut Bus Tabrak Truk di Brasil, Sedikitnya 21 Orang Tewas

Kecelakaan Maut Bus Tabrak Truk di Brasil, Sedikitnya 21 Orang Tewas

Isu mengenai aktivitas nuklir di Suriah sendiri bukanlah hal yang baru bagi dunia internasional. Sebagai contoh, pada tahun 2007, Israel pernah menyerang sebuah fasilitas di Deir ez-Zur yang diduga merupakan reaktor nuklir Suriah. Dengan adanya laporan sukarela dan kerja sama antara pemerintahan baru Suriah dengan IAEA saat ini, diharapkan pengelolaan material nuklir warisan rezim sebelumnya dapat berjalan dengan aman dan transparan di bawah pengawasan internasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

nuklirSuriah

Berita Terbaru Lainnya

BCA Expo 2026 Digelar di 7 Kota, Intip Promo MenariknyaKecelakaan Maut Bus Tabrak Truk di Brasil, Sedikitnya 21 Orang TewasRI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga SendiriPemerintah Siapkan Langkah Darurat Pulihkan Infrastruktur Dasar Pascagempa NTTDiskominfo Kepri Jajaki Kerja Sama Layanan Pusat Data dengan BP BatamPenggunaan Face Recognition KAI Hemat Biaya Cetak Tiket hingga Ratusan Juta RupiahTekuk Yordania, Putri Nusantara Menang Perdana di Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026Kepemimpinan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Pangdam XXI/Radin Inten

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap