Aparat keamanan mengamankan sejumlah orang untuk menjalani pemeriksaan menjelang aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. Pemeriksaan terhadap orang-orang tersebut dilaporkan telah dimulai sejak malam hari sebelum aksi berlangsung.
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago mengonfirmasi bahwa beberapa orang telah diperiksa dan untuk sementara diamankan oleh petugas. Keterangan ini disampaikan Djamari usai mengikuti kegiatan jalan sehat di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8).
Dalam kegiatan jalan sehat tersebut, Menkopolkam didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi.
Kemdiktisaintek Siapkan Pembebasan UKT bagi 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Meski membenarkan adanya tindakan pengamanan tersebut, Djamari belum mengungkap jumlah pasti orang yang ditangkap maupun jenis barang yang mereka bawa. Menurutnya, rincian informasi mengenai jumlah orang dan barang bukti yang dibawa akan dipaparkan secara langsung melalui pernyataan pers oleh Kapolda Metro Jaya.
Di sisi lain, Djamari menekankan bahwa penyampaian pendapat di muka umum adalah hak masyarakat yang dilindungi. Aparat keamanan berkomitmen untuk mengawal jalannya aksi agar penyampaian aspirasi ke DPR dapat berlangsung dengan aman.
77.912 Rumah Rusak akibat Gempa NTT, BNPB Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Langkah pengetatan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi adanya kelompok lain yang mencoba menyusup ke dalam barisan massa aksi. Aparat keamanan melakukan antisipasi tersebut dengan berkaca pada dinamika demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025 lalu.






