Rencana transisi status kepegawaian bagi guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kini mulai dipersiapkan oleh pemerintah pusat. Pemerintah berencana untuk memberikan peluang berharga ini kepada para guru PPPK mulai tahun 2027 mendatang. Rencana pembukaan seleksi tersebut disampaikan secara resmi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini. MenPAN-RB Rini Widyantini mengumumkan bahwa seleksi untuk guru PPPK penuh waktu agar dapat diangkat menjadi PNS akan resmi dibuka pada awal tahun 2027.
Pernyataan mengenai rencana seleksi kepegawaian ini disampaikan oleh Rini Widyantini sesaat setelah menghadiri rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI. Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan di kompleks parlemen pada hari Selasa (18/8). Adapun jalannya rapat koordinasi penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama dengan Cucun Ahmad Syamsurizal. Langkah pemerintah pusat yang berencana membuka peluang bagi guru PPPK untuk beralih status menjadi PNS mulai tahun 2027 ini pun langsung mendapatkan apresiasi positif dari kalangan legislatif.
Polisi Selidiki Aksi Debt Collector Gesek Nomor Rangka Mobil di GBK

Salah satu tanggapan datang dari Anggota Komisi X DPR RI, Stevano Rizki Adranacus. Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut memuji langkah yang diambil oleh pemerintah pusat terkait rencana transisi status guru PPPK menjadi PNS. Kendati mengapresiasi rencana tersebut, Stevano juga mengajukan usulan penting agar proses seleksi PPPK menjadi PNS ini memprioritaskan para tenaga pendidik yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Menurutnya, fokus prioritas pada wilayah 3T sangat mendesak untuk segera diimplementasikan dalam seleksi mendatang.
Stevano memberikan penilaian bahwa wilayah 3T saat ini jauh lebih membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Hal ini disebabkan oleh tingginya gap atau kesenjangan kualitas pendidikan yang terjadi antara wilayah 3T dengan wilayah-wilayah lainnya yang lebih maju. Dengan memprioritaskan seleksi guru PPPK menjadi PNS di daerah-daerah terpencil tersebut, pemerintah dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas pengajaran serta kesejahteraan guru yang bertugas di garda terdepan pendidikan nasional.
Pemadaman Karhutla Arjuno-Welirang Jawa Timur Terkendala Cuaca

Secara lebih spesifik, legislator PDIP ini mendorong pemerintah pusat agar memberikan perhatian khusus kepada Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Stevano menilai bahwa Provinsi NTT memiliki karakteristik geografis yang cukup menantang serta menghadapi kendala besar dalam hal pemerataan distribusi pendidikan. Oleh karena itu, ia mendesak perlunya kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat dalam proses seleksi guru PPPK menjadi PNS ini, sehingga tantangan pendidikan yang dihadapi oleh masyarakat di NTT dapat ditangani secara optimal dan merata.






