apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Kementerian PU Optimalkan Ribuan Sumur Bor dan Bendungan Guna Hadapi Kekeringan

Usat NgajiDiterbitkan 2 Agu 2026 - 13.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kementerian PU Optimalkan Ribuan Sumur Bor dan Bendungan Guna Hadapi Kekeringan
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara aktif melakukan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi potensi ancaman bencana kekeringan yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat serta produktivitas sektor pertanian di tanah air. Di bawah kepemimpinan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, kementerian ini memprioritaskan pemanfaatan dan optimalisasi berbagai infrastruktur sumber daya air yang telah ada. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih dan air irigasi tetap terjaga dengan baik, meskipun pasokan air alami mengalami penurunan akibat musim kemarau.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Salah satu pilar utama dalam strategi penanganan kekeringan ini adalah optimalisasi sumur bor. Kementerian PU mengoptimalkan sebanyak 10.789 sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah rawan kekeringan. Sumur-sumur bor tersebut memiliki kapasitas total yang sangat signifikan, yakni mencapai lebih dari 114 ribu meter kubik per detik. Dengan kapasitas yang besar ini, keberadaan sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi cepat dalam menjaga ketersediaan pasokan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat maupun untuk mengairi lahan-lahan pertanian yang terancam akibat kekurangan air.

Baca Juga

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak Numfor

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak Numfor

Di samping pemanfaatan air tanah melalui sumur bor, pengelolaan sumber daya air permukaan juga terus ditingkatkan secara maksimal. Saat ini, Kementerian PU mengelola sebanyak 240 bendungan di seluruh penjuru Indonesia dengan total kapasitas tampung yang mencapai angka 7,89 miliar meter kubik. Selain bendungan, terdapat pula 601 situ dan danau yang turut dikelola dengan volume tampungan air yang luar biasa besar, yakni sekitar 135,59 miliar meter kubik. Seluruh infrastruktur penampungan air ini didukung lagi dengan pengelolaan lebih dari 1.000 tampungan air baku yang secara khusus difungsikan untuk menyokong kebutuhan air bersih harian bagi masyarakat.

Dalam menghadapi situasi darurat kekeringan yang memerlukan penanganan cepat di lapangan, Kementerian PU juga telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung yang siap dimobilisasi kapan saja. Untuk kondisi darurat, kementerian menyiagakan peralatan yang terdiri atas 125 unit pompa bergerak (mobile pump), 921 unit pompa alkon, serta 49 unit mesin bor. Peralatan-peralatan taktis ini disiapkan agar dapat segera dikirimkan ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air paling parah, sehingga penanganan darurat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga

Sinergi Lintas Sektor BNPP RI, Menakar Rencana Aksi 2026 untuk Pembangunan Perbatasan

Sinergi Lintas Sektor BNPP RI, Menakar Rencana Aksi 2026 untuk Pembangunan Perbatasan

Tidak hanya berfokus pada penyediaan dan penyaluran air, Kementerian PU juga menaruh perhatian besar pada efisiensi penggunaan air di sektor pertanian. Salah satu langkah konkret yang didorong oleh kementerian adalah penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air atau yang dikenal dengan singkatan IPHA. Penerapan teknologi IPHA ini dinilai sangat strategis karena terbukti mampu mengurangi konsumsi atau kebutuhan air dalam proses budi daya padi tanpa mengorbankan atau mengganggu tingkat produktivitas dari lahan pertanian tersebut. Dengan demikian, ketahanan pangan tetap dapat terjaga meskipun ketersediaan air sedang terbatas.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kekeringanDody HanggodoKementerian Pekerjaan UmumSumur BorBendunganIrigasi Padi Hemat Air

Berita Terbaru Lainnya

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak NumforSinergi Lintas Sektor BNPP RI, Menakar Rencana Aksi 2026 untuk Pembangunan PerbatasanPutusan MK Soal Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Pastikan Pemisahan Anggaran dari Pos Pendidikan Paling Lambat 2028VinFast Usung Strategi Drive Worry Free di GIIAS 2026 dengan Deretan EV Baru dan Program Kepemilikan MenarikPanduan Mobil Listrik Mungil dan Murah di GIIAS 2026, Pilihan, Spesifikasi, dan HargaSiap-Siap Ada Negara Baru Dekat RI, Bougainville Targetkan Merdeka Penuh pada 2030Purbaya Janji APBN Dukung Penuh Sekolah Rakyat, Ucap Ini ke SiswaDugaan Praktik Mafia Beras Fortifikasi, Modus, Dampak Kerugian, dan Langkah Pengawasan Pemerintah

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap