Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan tim khusus ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah untuk memitigasi dampak buruk asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap anak-anak. Langkah ini difokuskan pada pemberian layanan kesehatan dan edukasi bagi murid-murid Sekolah Rakyat yang terdampak langsung oleh kabut asap.
Pelayanan kesehatan bagi para murid Sekolah Rakyat ini berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 27 hingga 31 Agustus 2026. Tim yang dikirimkan merupakan perwakilan dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin. Guna memastikan penanganan berjalan optimal, tim diperkuat oleh empat perawat dari Tim Kesehatan BBPPKS Banjarmasin serta satu orang dokter dari Crisis Center Kementerian Kesehatan.
Selama masa penugasan, tim menyambangi sejumlah Sekolah Rakyat yang tersebar di empat wilayah, yakni Kabupaten Gunung Mas, Kotawaringin Timur, Katingan, dan Kota Palangka Raya. Aktivitas utama yang dilakukan meliputi pemeriksaan kondisi fisik murid, pemberian edukasi kesehatan mengenai bahaya asap, pembagian vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan, hingga peninjauan langsung terhadap kondisi anak-anak yang sedang sakit.
Polres Muba Bongkar Kasus Migas Ilegal, 22 Orang Jadi Tersangka

Saat mendatangi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kotawaringin Timur, tim BBPPKS Banjarmasin mengadakan penyuluhan kesehatan dan memeriksa langsung seorang murid yang tengah terbaring sakit di asrama. Setelah pemeriksaan dilakukan, tim segera melaporkan hasilnya kepada pimpinan sekolah agar kondisi siswa tersebut dapat dipantau dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Selain upaya pemulihan fisik, tim juga berfokus pada pemulihan psikologis anak-anak yang ruang geraknya terbatas akibat kabut asap. Di setiap sekolah yang dikunjungi, tim menyelenggarakan terapi bermain (play therapy) dan sesi pencair suasana (ice breaking) untuk menciptakan suasana yang ceria. Plt. Kepala BBPPKS Banjarmasin, Imam Imaduddin Hamdan, turut memandu langsung kegiatan ice breaking yang melibatkan ratusan murid di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Gunung Mas.
Jakarta Entrepreneur Conference 2026 Digelar September, Hadirkan Tokoh Bisnis Terkemuka

Kehadiran tim di lapangan mendapat sambutan baik dari para siswa. Wanda Cantika, salah seorang murid Sekolah Rakyat di Kabupaten Gunung Mas, menuliskan secarik surat dengan tulisan tangan untuk menyampaikan apresiasinya. Dalam surat tersebut, Wanda menuliskan bahwa dirinya merasa sangat bahagia atas kunjungan tersebut serta bantuan vitamin dan obat-obatan yang diberikan oleh tim Kemensos.






