Kalah Laju dari Hamilton, Leclerc Rebut Posisi Start Lebih Baik

Andi TobanPublished 26 Jul 2026 - 20.35 · 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Kalah Laju dari Hamilton, Leclerc Rebut Posisi Start Lebih Baik
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Charles Leclerc harus mengakui ketertinggalan mutlak dari rekan setimnya, Lewis Hamilton, sepanjang kualifikasi Grand Prix Hungaria. Namun takdir berkata lain: meski catatan waktunya lebih lambat, pembalap Monako itu justru akan mengawali balapan di depan Hamilton. Kejutan kecil ini lahir bukan dari kecepatan, melainkan dari blunder Hamilton yang berbuah penalti grid akibat menghalangi Oscar Piastri.

Di atas kertas, Q3 mengukir hierarki yang pahit bagi kubu Ferrari. Lando Norris merebut pole position dengan 1 menit 17,207 detik, diikuti Hamilton yang hanya terpaut 0,012 detik. Leclerc? Ia terpuruk di posisi ketiga dengan catatan 1 menit 17,445 detik, terpaut hampir seperempat detik dari sang peraih pole. Bagi Leclerc, jarak itu bukan sekadar angka—ia terasa seperti jurang yang digali oleh tikungan 1 dan tikungan 12 sepanjang hari.

Also Read

Grand Prix Australia 2025 Jadi Pembuka Musim Formula 1 yang Penuh Transisi

“Saya sedikit kecewa,” aku Leclerc. Ia menunjuk dua tikungan itu sebagai biang kerok yang terus menggerogoti waktunya. Sejak sesi latihan bebas ketiga, tikungan 1 dan tikungan 12 sudah menjadi medan perjuangan yang tak kunjung ia taklukkan. Di Q3, ia masih kehilangan sekitar tiga persepuluh detik di dua titik tersebut. Upayanya mencari setelan terbaik seperti berjalan di tempat. Perubahan arah angin turut mempersulit segalanya. “Saya tidak melakukan pekerjaan baik dalam mengantisipasi perubahan angin dengan set-up mobil. Rasanya tidak pas sejak pagi tadi, dan kualifikasi terasa berantakan,” ungkapnya dengan nada jujur. Bendera kuning di sektor terakhir saat Q2 pun menambah drama, memaksanya bermain dalam mode mengejar tanpa pernah benar-benar menyamai laju Hamilton.

Akan tetapi, pahala kecil datang dari kesalahan lawan. Hamilton yang semula menduduki P2 dijatuhi hukuman turun tiga posisi grid oleh steward seusai kualifikasi. Ia terbukti menghalangi Piastri, membuat posisinya merosot dari P2 ke P5. Alhasil, Leclerc yang tadinya menjadi pembalap Ferrari paling lambat di urutan tiga besar, kini melesat ke posisi start kedua, tepat di samping Norris. Susunan grid pun sedikit berubah: Max Verstappen yang melintir dan hanya bisa mengamankan posisi keenam, semakin memperkaya cerita kualifikasi yang tak terduga.

Also Read

Italia Bergulat dengan Obesitas Anak Setelah Meninggalkan Diet Mediterania

Menghadapi balapan di Hungaroring yang sempit dan berkelok, Leclerc menaruh harapan besar pada kecepatan balap Ferrari. Ia yakin ritme panjang mereka kompetitif, meski lawan membuat langkah maju yang signifikan sejak Jumat. “Kecepatan balapan kami kuat, tapi ini akan sangat ketat. Di trek seperti ini, garis start dan manuver menuju Tikungan 1 benar-benar krusial,” ujarnya. Minggu siang, Leclerc tak hanya memburu podium; ia membawa misi membuktikan bahwa percikan nasib bisa membalikkan duka kecepatan menjadi keuntungan posisi. Tanpa perlu lebih cepat, ia sudah di depan rekan setimnya sendiri.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca