Laporan keuangan terbaru menunjukkan adanya perombakan besar pada portofolio investasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama bulan Juni 2026. Berdasarkan laporan yang dirilis pada 22 Agustus, Trump mengungkap lebih dari 1.000 transaksi keuangan dengan total nilai transaksi berkisar antara US$78,1 juta hingga US$263,1 juta.
Dalam perombakan portofolio tersebut, total pembelian instrumen sekuritas oleh Trump mencapai lebih dari US$49 juta. Di sisi lain, total penjualan asetnya tercatat setidaknya mencapai US$28,5 juta.
Sesuai dengan aturan pelaporan yang berlaku, Trump hanya diwajibkan untuk mengungkap transaksi sekuritas yang nilainya melebihi batas minimum US$1.000. Terkait pengelolaan portofolio ini, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle pada Mei lalu sempat menyatakan bahwa seluruh aset presiden telah ditempatkan dalam sebuah trust yang dikelola oleh anak-anaknya.
Divestasi Meta dan Aksi Beli Saham Visa-Mastercard
Salah satu langkah signifikan dalam laporan keuangan ini terjadi pada pertengahan Juni. Pada 18 Juni, Trump terpantau melepas kepemilikan sahamnya di raksasa teknologi Meta (META) serta Motorola Solutions (MSI). Nilai penjualan saham di masing-masing perusahaan tersebut berkisar antara US$1 juta hingga US$5 juta.
Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris

Namun pada hari yang sama, dana hasil penjualan tersebut tampaknya dialihkan untuk mengoleksi saham baru. Trump membeli saham di beberapa perusahaan terkemuka dengan nilai transaksi masing-masing berkisar antara US$1 juta hingga US$5 juta. Saham-saham yang dibeli meliputi Visa (V), Mastercard (MA), Berkshire Hathaway (BRK.B), dan Cintas (CTAS).
Transaksi Terbesar pada Aset ETF
Laporan keuangan tersebut juga mencatat transaksi tunggal terbesar yang dilakukan pada 22 Juni. Trump terpantau menjual unit penyertaan Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF (VIG) dengan nilai transaksi berkisar antara US$5 juta hingga US$25 juta.
Masih pada hari yang sama dengan penjualan ETF tersebut, Trump melakukan aksi beli di sektor ritel dan layanan keuangan. Ia membeli saham Home Depot (HD) dan Fidelity National Information Services (FIS) dengan nilai pembelian masing-masing berkisar antara US$1 juta hingga US$5 juta.
Kisah Dua Pengusaha Besar Indonesia yang Rutin Berziarah ke Gunung Kawi

Dinamika Transaksi Saham Palantir, Sektor Pertahanan, dan Kripto
Selain transaksi bernilai jutaan dolar, portofolio Trump juga menunjukkan aktivitas perdagangan jangka pendek pada beberapa saham teknologi dan pertahanan. Pada saham Palantir Technologies (PLTR), Trump membeli saham senilai US$1.001 hingga US$15.000 pada 3 Juni. Tak lama kemudian, ia menjual saham Palantir senilai US$15.001 hingga US$50.000 pada 16 Juni, disusul penjualan lebih besar senilai US$500.001 hingga US$1 juta pada 18 Juni.
Di sektor pertahanan, transaksi terjadi di sekitar waktu tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran pada 14 Juni. Dua hari sebelumnya, tepatnya pada 12 Juni, Trump membeli saham perusahaan pertahanan RTX senilai US$100.001 hingga US$250.000, sekaligus menjual saham Northrop Grumman (NOC) senilai US$1.001 hingga US$15.00






