apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

26 Hari Terdampar di Samudra Pasifik, Nelayan Asal Ternate Ditemukan Kapal Lewat

Usat NgajiDiterbitkan 24 Agu 2026 - 09.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
26 Hari Terdampar di Samudra Pasifik, Nelayan Asal Ternate Ditemukan Kapal Lewat
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Esau Sidemo (57), seorang nelayan asal Desa Bido, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, akhirnya berhasil kembali ke kampung halamannya pada Minggu (23/8/2026). Kepulangan ini mengakhiri masa-masa kritis setelah dirinya terombang-ambing di lautan lepas selama 26 hari akibat mengalami mati mesin.

Kronologi Hanyut hingga 800 Mil ke Samudra Pasifik

Perjalanan berat Esau bermula pada 7 Juli 2026 ketika ia berangkat melaut dari Pulau Batang Dua. Di tengah laut, perahu yang digunakannya mengalami kerusakan mesin sehingga kehilangan kendali. Tanpa adanya mesin yang berfungsi, perahu Esau terseret arus laut hingga menjauh sekitar 800 mil ke arah Samudra Pasifik.

Selama terdampar, ia tidak dapat menghubungi siapa pun karena tidak membawa telepon seluler. Selain itu, perbekalan yang dibawanya sangat minim. Esau hanya mengantongi sekitar satu liter air mineral tanpa membawa persediaan makanan sama sekali.

Cara Bertahan Hidup di Tengah Lautan

Untuk menyambung hidup selama hampir sebulan di perairan lepas, Esau terpaksa mengonsumsi apa saja yang hanyut di sekitarnya. Ia memakan buah kelapa busuk yang terapung di laut, menangkap ikan, hingga menangkap burung yang hinggap di perahunya.

Baca Juga

Gubernur NTB, Restorasi Kampung Adat Sade Pascakebakaran Butuh Biaya Besar

Gubernur NTB, Restorasi Kampung Adat Sade Pascakebakaran Butuh Biaya Besar

Kondisi tanpa air bersih juga memaksanya melakukan tindakan ekstrem demi mencegah dehidrasi. Selain menampung air hujan, Esau mengaku harus meminum air laut serta urinenya sendiri agar tetap bertahan hidup di bawah terik matahari Samudra Pasifik.

Evakuasi oleh Kapal LNG Endeavour dan Pemulangan dari China

Upaya penyelamatan akhirnya datang pada 1 Agustus 2026. Sebuah kapal tanker berbendera Prancis, LNG Endeavour, yang sedang berlayar dari Australia menuju China melintas di jalur perahu Esau.

Melihat keberadaan kapal tersebut, Esau berinisiatif melompat ke laut sebelum kru kapal melemparkan pelampung penyelamat. Setelah berhasil meraih pelampung tersebut, ia dievakuasi ke atas kapal dengan selamat.

Esau kemudian ikut berlayar di atas kapal LNG Endeavour selama 12 hari hingga kapal tersebut bersandar di China. Setibanya di sana, pihak Kepolisian dan Imigrasi setempat membantu menurunkannya dari kapal, sebelum akhirnya ia dijemput oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Baca Juga

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kepala Staf, Bahas Karhutla Kalimantan serta Gempa NTT

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kepala Staf, Bahas Karhutla Kalimantan serta Gempa NTT

Sebelum dipulangkan ke tanah air, Esau menjalani pemeriksaan kesehatan di Shanghai untuk memastikan kondisinya. Setelah tim medis menyatakan dirinya berada dalam kondisi baik dan layak melakukan penerbangan, Esau diberangkatkan dari Bandara Internasional Shanghai Pudong menuju Jakarta pada 14 Agustus 2026.

Kepulangan ke Ternate dan Kunjungan Kapolda

Setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi dan pemulihan, Esau akhirnya tiba di Ternate pada Minggu (23/8/2026). Ia langsung dibawa ke rumah salah satu kerabatnya di Kelurahan Tubo, Ternate, untuk bertemu kembali dengan pihak keluarga.

Kabar selamatnya Esau mendapat perhatian dari pihak kepolisian setempat. Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengunjungi langsung kediaman kerabat Esau di Kelurahan Tubo untuk memantau kondisi fisik dan psikis nelayan tersebut setelah melewati masa-masa sulit di lautan lepas.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Samudra Pasifik

Berita Terbaru Lainnya

Gubernur NTB, Restorasi Kampung Adat Sade Pascakebakaran Butuh Biaya BesarPrabowo Panggil Panglima TNI dan Kepala Staf, Bahas Karhutla Kalimantan serta Gempa NTTMasyarakat Antusias Kunjungi BNI wondrX 2026 di ICE BSDBNI wondrX 2026 Sukses Digelar, Transaksi Tembus Rp2,7 TriliunDanantara Desak WIKA dan PT PP Percepat Restrukturisasi Keuangan Sebelum MergerGunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Status Tetap SiagaPNM Gelar Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN StadiumWali Kota Padang Lepas Pengiriman Bantuan Rendang untuk Korban Gempa NTT

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap