apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Status Tetap Siaga

Andi TobanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 07.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Status Tetap Siaga
Foto/Ilustrasi: metrotvnews.com.
A-A+

Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas dengan meluncurkan awan panas guguran pada Senin pagi, 10 Agustus 2026. Peristiwa vulkanik yang terpantau pada pukul 06.46 WIB ini meluncur sejauh 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah barat daya.

Berdasarkan data seismogram dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum sebesar 66,31 mm. Durasi luncuran awan panas ini berlangsung selama 134,77 detik.

Selain awan panas guguran, BPPTKG juga mengamati adanya 3 kali guguran lava yang mengarah ke barat daya, tepatnya ke hulu Kali Sat/Putih. Jarak luncur maksimum guguran lava tersebut mencapai 1.700 meter selama periode pengamatan yang sama. Hingga saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Merapi terkini BPPTKG masih bertahan pada Level III (Siaga).

Baca Juga

Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris

Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris

Kondisi Masyarakat di Lereng Merapi

Meskipun terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada Senin pagi, situasi di kawasan pemukiman warga dilaporkan masih aman. Rian Kurniawan mengabarkan bahwa kondisi masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Gunung Merapi, khususnya yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) tiga wilayah Magelang, masih tetap kondusif.

Berdasarkan pantauan terakhir di lapangan, tidak ada laporan mengenai dampak hujan abu yang melanda wilayah pemukiman warga setelah luncuran awan panas tersebut terjadi.

Catatan Fluktuasi Aktivitas Vulkanik

Peningkatan aktivitas vulkanik pada Senin pagi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian guguran yang terjadi sebelumnya. Pada Jumat malam, 24 Juli 2026, Gunung Merapi juga dilaporkan sempat memuntahkan awan panas guguran.

Baca Juga

Wali Kota Padang Lepas Pengiriman Bantuan Rendang untuk Korban Gempa NTT

Wali Kota Padang Lepas Pengiriman Bantuan Rendang untuk Korban Gempa NTT

Fluktuasi aktivitas Merapi sebelumnya juga pernah mencatatkan intensitas guguran yang tinggi dalam satu hari. Sebagai pembanding, pada periode pemantauan 22 November 2025, Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso melaporkan terjadinya 22 kali guguran lava dalam kurun waktu 24 jam. Guguran kala itu mengarah ke Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimal mencapai 2.000 meter.

Pada saat aktivitas tinggi di bulan November 2025 tersebut, kondisi meteorologi di sekitar puncak Merapi mencatatkan suhu udara antara 17,3 hingga 22,4 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar antara 70,5% hingga 99,9% dengan tekanan udara di rentang 653,3 hingga 916 mmHg.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamGunung MerapiBPPTKGAktivitas Vulkanik

Berita Terbaru Lainnya

Istana Bantah Isu Prabowo Tunjuk Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan KarhutlaIni Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya MirisKisah Dua Pengusaha Besar Indonesia yang Rutin Berziarah ke Gunung KawiIntip Transaksi Saham Milik Trump, Lepas Meta, Beli Visa & Mastercard26 Hari Terdampar di Samudra Pasifik, Nelayan Asal Ternate Ditemukan Kapal LewatGubernur NTB, Restorasi Kampung Adat Sade Pascakebakaran Butuh Biaya BesarPrabowo Panggil Panglima TNI dan Kepala Staf, Bahas Karhutla Kalimantan serta Gempa NTTMasyarakat Antusias Kunjungi BNI wondrX 2026 di ICE BSD

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap