Pemerintah Inggris tengah mempertimbangkan wacana untuk menerbitkan kembali obligasi perang (war bond) guna mendanai peningkatan anggaran belanja pertahanan negara tersebut. Usulan ini diajukan kepada Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, agar pemerintah dapat mencari alternatif pembiayaan di tengah kebutuhan pertahanan yang mendesak. Langkah ini memicu kembali pembahasan mengenai instrumen keuangan historis yang pernah digunakan negara tersebut pada masa lampau.
Sosok sentral di balik usulan penerbitan obligasi perang ini adalah Andy Haldane, yang merupakan mantan Kepala Ekonom Bank of England. Haldane menilai bahwa skema obligasi perang ini memiliki potensi besar karena dapat menyerap sebagian dari dana simpanan masyarakat Inggris yang saat ini diperkirakan mencapai sekitar 2 triliun pound sterling. Untuk menarik minat masyarakat agar mau membeli instrumen utang ini, Haldane menyarankan agar pemerintah memberikan insentif pajak yang efektif bagi para investor.








