apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Hotspot Karhutla Kalsel Naik, Pasukan Darat dan Water Bombing Ditambah

Togar PanjaitanDiterbitkan 23 Agu 2026 - 22.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hotspot Karhutla Kalsel Naik, Pasukan Darat dan Water Bombing Ditambah
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengambil langkah cepat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Upaya penguatan ini dilakukan dengan meningkatkan pengerahan pasukan darat serta menambah dukungan operasi udara guna mengatasi titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah tersebut.

Langkah taktis ini diambil menyusul adanya fluktuasi jumlah titik panas yang terpantau di beberapa kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Pemerintah berupaya meminimalkan dampak kebakaran agar tidak meluas dan merusak ekosistem hutan serta lahan di wilayah tersebut.

Fluktuasi Jumlah Titik Panas di Kalimantan Selatan

Berdasarkan data yang dihimpun dari sistem pemantauan Sipongi milik Kementerian Kehutanan, jumlah titik panas di wilayah Kalimantan Selatan sempat menunjukkan angka yang cukup tinggi pada Jumat, 21 Agustus, yakni mencapai 157 titik. Angka ini kemudian sempat mengalami penurunan yang signifikan pada malam hari berikutnya. Pada Sabtu, 22 Agustus pukul 21.00 WIB, jumlah titik panas terpantau menyusut hingga tersisa 11 titik saja.

Kendati demikian, situasi kembali mengalami perubahan pada keesokan harinya. Berdasarkan hasil pemantauan terbaru pada Minggu (23/8) pukul 06.00 WITA, jumlah titik panas kembali mengalami kenaikan. Terdeteksi sebanyak 44 titik panas yang tersebar di beberapa daerah, yaitu Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Kabupaten Tapin.

Baca Juga

Budi Arie, Pemberantasan Korupsi Harus Disapu dari Pusat Kekuasaan

Budi Arie, Pemberantasan Korupsi Harus Disapu dari Pusat Kekuasaan

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membenarkan adanya fluktuasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa per hari Minggu pagi, tepatnya pukul 06.00 WITA, masih terdapat 44 titik panas yang aktif dan tersebar di wilayah Banjar, Banjarbaru, HSS, dan Tapin. Adanya kenaikan kembali jumlah titik panas ini menjadi dasar bagi Kemenhut untuk segera memperkuat armada pemadaman di lapangan.

Sinergi Operasi Terpadu Darat dan Udara

Untuk mengatasi peningkatan titik panas tersebut, operasi pemadaman dilakukan secara terpadu di lapangan dengan melibatkan berbagai unsur lintas instansi. Penanganan karhutla ini mempertemukan kolaborasi erat antara pasukan darat dan dukungan operasi udara.

Pasukan darat yang dikerahkan di lapangan terdiri dari personel Manggala Agni, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sinergi antarinstitusi ini ditujukan untuk mempercepat respons pemadaman langsung di titik api permukaan guna mencegah perambatan kebakaran lebih lanjut.

Baca Juga

Tabrakan Beruntun di Dekat Grahadi Surabaya, 1 Orang Tewas

Tabrakan Beruntun di Dekat Grahadi Surabaya, 1 Orang Tewas

Selain mengandalkan kekuatan di sektor darat, operasi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan ini juga diperkuat melalui jalur udara. Penanganan di lapangan mendapatkan tambahan dukungan operasi udara berupa water bombing yang difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dukungan water bombing ini sangat krusial untuk menjangkau lokasi kebakaran yang memiliki akses darat terbatas atau sulit ditembus oleh pasukan darat.

Melalui integrasi antara pemadaman darat oleh tim gabungan dan pengeboman air dari udara oleh BNPB, diharapkan titik-titik panas yang tersebar di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin dapat segera dikendalikan sepenuhnya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KehutananKalimantan SelatanKarhutla

Berita Terbaru Lainnya

Budi Arie, Pemberantasan Korupsi Harus Disapu dari Pusat KekuasaanTabrakan Beruntun di Dekat Grahadi Surabaya, 1 Orang TewasPBSI Rilis Harga Tiket Indonesia Open 2025, Terapkan Sistem One Time EntryAturan Baru dan Batasan Ketat Izin Operasional Starlink di IndonesiaPertamina Patra Niaga Perketat Penyaluran BBM Subsidi dan Siapkan Sanksi Blokir QR CodePT Swayasa Prakasa Tbk Bersiap IPO, Incar Dana Rp45,22 MiliarUMKM Sleman Dapat Ruang Usaha, Penggunaan Energi Bersih Ikut DidorongBTN Dukung Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 untuk Perluas Ekosistem Lifestyle

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap