apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Business

Fenomena Orang Tua Datangi Pameran Properti untuk Carikan Rumah Anak Gen Y dan Gen Z

Togar PanjaitanDiterbitkan 29 Agu 2026 - 01.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fenomena Orang Tua Datangi Pameran Properti untuk Carikan Rumah Anak Gen Y dan Gen Z
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemandangan tidak biasa terlihat di area pameran properti belakangan ini. Sejumlah stan dipadati oleh orang tua yang sibuk bertanya tentang brosur, harga, hingga skema cicilan rumah. Namun, rumah-rumah tersebut bukan untuk ditempati oleh mereka, melainkan untuk anak-anak mereka dari kalangan Generasi Y (Milenial) dan Generasi Z yang justru tidak tampak hadir di lokasi pameran.

Fenomena ramai orang tua datangi pameran efek gen y-z malas beli rumah ini terpantau selama gelaran Danantara Housing Expo yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2 pada 27 hingga 30 Agustus 2026. Banyak orang tua yang rela turun tangan langsung menyusuri area pameran demi mencarikan hunian bagi anak mereka.

Menurut Taufan, Kepala Unit Pemasaran Perumnas di Parung Panjang, tren ini mencerminkan keengganan anak muda untuk repot mencari dan memilih rumah sendiri. Dari pengalamannya berinteraksi dengan beberapa orang tua di pameran tersebut, mereka secara terbuka mengakui bahwa anak-anak mereka malas untuk mencari rumah. Anak-anak yang menjadi target pembelian ini rata-rata berusia produktif antara 25 hingga 30 tahun.

Baca Juga

Alasan Pemerintah Turunkan Insentif Motor Listrik Menjadi Rp3 Juta

Alasan Pemerintah Turunkan Insentif Motor Listrik Menjadi Rp3 Juta

Dorongan Orang Tua Menghadapi Gaya Hidup Konsumtif

Meskipun proses pencarian dan pemilihan rumah dilakukan oleh orang tua, pembiayaan hunian tersebut tetap dibebankan kepada sang anak. Taufan menegaskan bahwa uang untuk membayar cicilan rumah tersebut berasal dari penghasilan anak itu sendiri, bukan dari kantong orang tua. Peran orang tua di sini murni sebagai pencari informasi dan penyeleksi awal yang kemudian menyodorkan pilihan-pilihan rumah kepada anak mereka.

Langkah aktif ini diambil para orang tua karena adanya kekhawatiran terhadap pola konsumsi anak-anak mereka. Alih-alih mengalokasikan pendapatan untuk investasi jangka panjang seperti properti, sebagian Gen Y dan Gen Z dinilai lebih memprioritaskan pengeluaran untuk hal-hal konsumtif, seperti membeli kendaraan atau bepergian (traveling). Dengan mendorong mereka mengambil cicilan rumah, orang tua berharap penghasilan anak-anak tidak habis begitu saja untuk kebutuhan tersier.

Baca Juga

Warga Singapura Protes Rencana Pembukaan Hutan untuk Perumahan

Warga Singapura Protes Rencana Pembukaan Hutan untuk Perumahan

Tantangan Harga Properti yang Terus Naik

Di sisi lain, Generasi Z memang dihadapkan pada tantangan nyata berupa kenaikan harga rumah yang terus melonjak setiap tahunnya. Kenaikan harga ini membuat kepemilikan rumah terasa semakin sulit dijangkau bagi mereka yang baru memulai karier. Namun, keengganan untuk melewati proses administrasi dan pencarian lokasi yang rumit memperlebar celah peran bagi orang tua untuk turun tangan langsung agar anak-anak mereka segera memiliki aset pribadi.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gen ZProperti

Berita Terbaru Lainnya

Alasan Pemerintah Turunkan Insentif Motor Listrik Menjadi Rp3 JutaKuasa Hukum Febrie Heran Hakim Tolak Praperadilan Kasus TPPUKPK Sita Uang Rp6 Miliar Saat Periksa Kepala Kantor Imigrasi DenpasarKubu Febrie Nilai Hakim Praperadilan Ragu Beri Putusan Kasus TPPUWarga Singapura Protes Rencana Pembukaan Hutan untuk PerumahanPerang Iran Kuras Kas Angkatan Laut AS, Gaji Tentara TerancamOJK Pastikan Posisi Kunci Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Telah TerisiPemerintah Tawarkan Sukuk Ritel SR025, bank bjb Sediakan Program Cashback hingga Rp10,5 Juta

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap