apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Bisnis

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Nyaring AranDiterbitkan 25 Agu 2026 - 13.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Hedge fund Situational Awareness, yang didirikan oleh mantan karyawan OpenAI berusia 25 tahun, Leopold Aschenbrenner, mengalami kerugian besar pada akhir Juli 2026. Dana kelolaan perusahaan tersebut menyusut sekitar 67% sepanjang bulan Juli, yang setara dengan kerugian sebesar US$30 miliar atau sekitar Rp534 triliun.

Strategi Leverage Tinggi dan Perubahan Sentimen Pasar

Sebelum mengalami kejatuhan, Situational Awareness mencatat pertumbuhan dana kelolaan yang pesat, meningkat dari sekitar US$1,5 miliar pada musim panas tahun lalu menjadi lebih dari US$45-miliar (sekitar Rp801 triliun dengan asumsi kurs Rp17.800/US$) pada awal Juli 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh reputasi Aschenbrenner setelah merilis esai mengenai proyeksi perkembangan kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2024.

Dalam mengelola dana tersebut, Situational Awareness menerapkan strategi investasi yang agresif. Perusahaan mengambil posisi beli (long) pada saham-saham produsen cip dan posisi jual kosong (short) pada saham perusahaan perangkat lunak yang dinilai rentan tergerus teknologi baru. Untuk memperbesar nilai taruhan, hedge fund ini menggunakan dana pinjaman (leverage) dengan rasio hingga 3:1 untuk setiap modal sendiri, ditambah dengan penggunaan instrumen derivatif kustom bernama "flex options". Langkah ini didanai oleh sejumlah lembaga keuangan besar seperti Goldman Sachs, JPMorgan, Bank of America, dan Citigroup.

Namun, kondisi pasar berbalik arah pada pertengahan Juli setelah munculnya model AI open-source berbiaya rendah dari China. Saham-saham yang dibeli oleh Situational Awareness, seperti Bloom Energy, Sandisk, dan Nebius, mengalami penurunan harga. Sebaliknya, saham-saham yang mereka short, termasuk Adobe, AppLovin, dan Figma, justru mengalami kenaikan. Hal ini memicu kerugian ganda bagi portofolio perusahaan.

Baca Juga

Bos Volkswagen Sebut Kondisi Perusahaan Lebih dari Kritis, Berpotensi Tutup Pabrik

Bos Volkswagen Sebut Kondisi Perusahaan Lebih dari Kritis, Berpotensi Tutup Pabrik

Negosiasi Darurat dengan Citadel

Menghadapi tekanan margin dan kebutuhan likuiditas yang mendesak pada akhir Juli, tim Situational Awareness berupaya mencari dana tunai dengan cepat. Mereka sempat menawarkan penjualan sebagian kepemilikan saham Anthropic senilai US$5-miliar dengan diskon 20% kepada beberapa pihak, termasuk Sequoia, Greenoaks, DFO Management, dan XN.

Secara bersamaan, Situational Awareness juga bernegosiasi dengan Citadel dan Millennium Management untuk menjual portofolio saham likuid mereka. Transaksi akhirnya disepakati dengan Citadel yang dipimpin oleh Ken Griffin, dengan potongan harga sekitar 10% dari nilai pasar. Kesepakatan ini ditandatangani pada pagi hari tanggal 30 Juli, sekitar 20 menit sebelum pasar saham Amerika Serikat dibuka. Setelah transaksi dengan Citadel selesai, rencana penjualan saham Anthropic dibatalkan secara sepihak oleh pihak Aschenbrenner.

Dampak bagi Investor dan Langkah Pemulihan

Akibat kerugian ini, nilai dana kelolaan Situational Awareness menyusut hingga tersisa sekitar US$15 miliar (sekitar Rp267 triliun). Salah satu investor utama mereka, Jane Street, turut menanggung kerugian sekitar US$15 miliar dari kejadian tersebut. Meski demikian, sepanjang tahun berjalan (year-to-date), Situational Awareness dilaporkan masih mencatatkan keuntungan sebesar 80%.

Baca Juga

PT DSI Jelaskan Pengenaan Margin Fee dari Eksportir Komoditas Strategis

PT DSI Jelaskan Pengenaan Margin Fee dari Eksportir Komoditas Strategis

Di tengah situasi krisis keuangan tersebut, pada akhir pekan yang sama, Aschenbrenner melangsungkan pernikahannya dengan Avital Balwit, yang menjabat sebagai Chief of Staff CEO Anthropic Dario Amodei, di Carmel, California.

Saat ini, manajemen Situational Awareness tengah melakukan evaluasi sistem manajemen risiko dan menemui para investor untuk menjelaskan situasi yang terjadi. Perusahaan juga mulai membangun kembali portofolionya, termasuk dengan menyuntikkan dana sebesar US$400 juta ke startup Source Foundry serta membeli saham SharonAI.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Wall StreetLeopold AschenbrennerSituational AwarenessHedge Fund

Berita Terbaru Lainnya

5.000 ASN Kementerian Kehutanan Dikerahkan Tangani Karhutla di Enam ProvinsiKomisi XI DPR Setujui Sarjito Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral OJKPertamina Raih Capaian TKDN 71,14 Persen Sepanjang 2025Bos Volkswagen Sebut Kondisi Perusahaan Lebih dari Kritis, Berpotensi Tutup PabrikPLN Resmikan GEET Pulau Rengit untuk Dorong Ekonomi Berbasis Energi HijauKrakatau Steel Dorong Implementasi FTA untuk Perkuat Industri NasionalPertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM di NTT PascagempaPT DSI Jelaskan Pengenaan Margin Fee dari Eksportir Komoditas Strategis

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap