apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Business

Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA untuk Perkuat Industri Nasional

Usat NgajiDiterbitkan 25 Agu 2026 - 14.06 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA untuk Perkuat Industri Nasional
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menekankan pentingnya evaluasi mendalam terhadap implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA). Langkah ini dinilai krusial agar kesepakatan dagang internasional tersebut dapat memperkuat daya saing serta kinerja industri nasional, khususnya sektor baja yang memiliki dampak berantai besar bagi perekonomian.

Pandangan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Dampak Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) terhadap Kinerja Ekonomi dan Industrialisasi Indonesia". Pertemuan ini diselenggarakan di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis (20/8/2026), dan dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dampak Berantai Industri Baja bagi Ekonomi Nasional

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menyatakan bahwa setiap kebijakan perdagangan internasional, termasuk FTA, harus mempertimbangkan dampaknya terhadap kinerja industri dalam negeri. Menurutnya, industri baja memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang sangat signifikan bagi sektor-sektor lainnya.

Baca Juga

Laba BUMN Tembus Rp 330 Triliun, Danantara Targetkan Rp 360 Triliun pada 2026

Laba BUMN Tembus Rp 330 Triliun, Danantara Targetkan Rp 360 Triliun pada 2026

Sebagai gambaran, setiap aktivitas senilai 1 dolar AS di industri baja diperkirakan dapat mendorong sekitar 2,5 dolar AS di rantai pasok. Tidak hanya itu, aktivitas tersebut bahkan mampu menstimulus hingga 13 dolar AS pada berbagai industri terkait. Oleh karena itu, stabilitas dan pertumbuhan sektor baja dinilai menjadi kunci penting bagi industrialisasi di Indonesia.

Akbar Djohan, yang juga mengemban amanah sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), menilai perlunya instrumen proteksi yang memadai untuk menghadapi persaingan global yang kian terbuka.

Baca Juga

Kanada Siapkan Balasan Tarif terhadap AS, Hubungan Dagang Kedua Negara Memanas

Kanada Siapkan Balasan Tarif terhadap AS, Hubungan Dagang Kedua Negara Memanas

Instrumen Perlindungan dan Pendekatan Berbasis Data

Untuk menjaga kepentingan industri nasional dari dampak negatif perdagangan bebas, diperlukan langkah-langkah mitigasi yang cepat dan tepat. Salah satu instrumen yang dinilai efektif adalah penerapan kebijakan pemulihan perdagangan (trade remedies) secara responsif serta penguatan aturan asal barang (Rules of Origin/ROO). Kedua instrumen ini diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan bagi produsen domestik.

Di sisi lain, pemerintah menyadari perlunya evaluasi yang objektif terhadap implementasi kerja sama perdagangan ini. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyoroti pentingnya penggunaan pendekatan berbasis data dalam mengukur dampak nyata FTA terhadap sektor industri. Melalui basis data yang kuat dan akurat, pemerintah dan pelaku usaha dapat merumuskan kebijakan proteksi maupun kemitraan dagang yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Krakatau Steelindustri bajaKementerian Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

Prabowo Harap Karhutla di Sejumlah Wilayah Teratasi dalam Dua PekanMobil Patroli Polisi Dibakar di Surabaya, Satu Pria DitangkapLaba BUMN Tembus Rp 330 Triliun, Danantara Targetkan Rp 360 Triliun pada 2026Kanada Siapkan Balasan Tarif terhadap AS, Hubungan Dagang Kedua Negara MemanasJumlah Investor Pasar Modal Tembus 30,3 Juta, Pemula Diimbau Tentukan Tujuan InvestasiSampah Bandung Bakal Disulap Jadi Bahan BakarLPSK, Ada Potensi Ancaman terhadap Saksi Kasus Febrie AdriansyahDanantara Indonesia Perkenalkan Jajaran Pengurus DSI, Ada CEO Freeport dan Eks Petinggi Bank Dunia

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap