apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Bisnis

Bank Neo Commerce Targetkan Bebas Defisit dalam Dua Tahun demi Buka Peluang Dividen

Andi TobanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 10.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bank Neo Commerce Targetkan Bebas Defisit dalam Dua Tahun demi Buka Peluang Dividen
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB), yang lebih dikenal dengan sebutan BNC, memproyeksikan dapat menutup saldo defisit yang dimilikinya dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Langkah ini menjadi target penting bagi bank digital tersebut karena penyelesaian saldo defisit akan membuka kembali kesempatan untuk membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. Berdasarkan aturan yang berlaku, BNC memang tidak diperkenankan untuk membayarkan dividen selama masih memiliki saldo defisit dalam laporan keuangannya. Oleh sebab itu, perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan saldo defisit tersebut secara organik terlebih dahulu sebelum membagikan keuntungan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Mengutip laporan keuangan perseroan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026, bank yang berada di bawah kepemilikan Akulaku Silvrr Indonesia ini mencatatkan saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp1,43 triliun. Sebagai informasi tambahan, BNC terakhir kali tercatat membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya pada tahun 2020 silam. Dengan target penutupan defisit dalam dua tahun ke depan, BNC berharap memiliki ruang yang cukup untuk kembali membuka keran dividen setelah sekian lama absen.

Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menyatakan bahwa peluang untuk mempercepat penyelesaian saldo defisit ini cukup terbuka lebar. Menurut Eri, apabila perseroan mampu mempertahankan kinerja serta laju pertumbuhan atau run rate yang ada saat ini, BNC diperkirakan dapat menyelesaikan masalah saldo defisit tersebut lebih awal, yakni pada tahun 2027 mendatang. Kunci utama dari pencapaian target ini adalah konsistensi dalam menjaga laju bisnis perseroan secara organik.

Baca Juga

Maybank Indonesia Catat Kenaikan Laba Bersih Menjadi Rp698 Miliar pada Semester I 2026

Maybank Indonesia Catat Kenaikan Laba Bersih Menjadi Rp698 Miliar pada Semester I 2026

Optimisme manajemen BNC didukung oleh pencapaian kinerja keuangan yang cukup positif sepanjang semester pertama tahun 2026. Pada paruh pertama tahun ini, BNC berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp294,85 miliar. Jumlah perolehan laba tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 6,81 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional dan pendapatan, pertumbuhan laba bersih BNC ditopang oleh perolehan Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) yang mencapai Rp1,11 triliun selama semester I-2026. Selain itu, kinerja positif ini juga didukung oleh pos pendapatan berbasis komisi (fee-based income) perseroan yang mengalami kenaikan menjadi Rp59,66 miliar, atau tumbuh sebesar 6,77 persen secara tahunan.

Baca Juga

Konsolidasi Asuransi BUMN Ditargetkan Rampung Bertahap hingga Awal 2027

Konsolidasi Asuransi BUMN Ditargetkan Rampung Bertahap hingga Awal 2027

Sementara itu, dari sisi neraca keuangan, BNC mencatatkan total aset sebesar Rp17,45 triliun sepanjang semester I-2026. Untuk pos penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh perseroan mencapai Rp12,30 triliun. Dari jumlah tersebut, dana tabungan BNC tercatat mengalami peningkatan menjadi Rp3,39 triliun, yang berarti tumbuh sebesar 2,10 persen secara tahunan dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun lalu.

Dengan tren pertumbuhan kinerja keuangan yang positif pada pertengahan tahun 2026 ini, BNC berupaya keras untuk menjaga konsistensi kinerjanya. Keberhasilan dalam mempertahankan run rate saat ini akan menjadi penentu utama bagi BNC untuk segera terbebas dari defisit dan kembali membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya sesuai dengan target yang telah dicanangkan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja PerbankanDividenBank Neo CommerceBBYBAkulaku Silvrr Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Daftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun Tahun IniPolemik Sistem Desil KJP, Banyak Warga Miskin Jakarta Terancam Kehilangan Akses Bantuan PendidikanPUI Apresiasi Hoegeng Awards 2026, Banyak 'Berlian' di Polri yang MenginspirasiTuntutan 15 Tahun Penjara bagi Anak Ketiga yang Racuni Ibu dan Dua Saudara Kandung di WarakasDarah Menetes dari Plafon Kos Grogol Petamburan Jadi Saksi Bisu Pembunuhan MuzalipahMaybank Indonesia Catat Kenaikan Laba Bersih Menjadi Rp698 Miliar pada Semester I 2026Konsolidasi Asuransi BUMN Ditargetkan Rampung Bertahap hingga Awal 2027Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Picu Kehebohan di Media Sosial

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap