apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Internasional

Badai Sungai Atmosfer Memicu Banjir Bandang dan Longsor Besar di California

Usat NgajiPublished 28 Jul 2026 - 08.35 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Badai Sungai Atmosfer Memicu Banjir Bandang dan Longsor Besar di California
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Negara bagian California di Amerika Serikat kembali menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi ekstrem setelah serangkaian badai sungai atmosfer (atmospheric river) menghantam wilayah pesisir barat tersebut. Fenomena cuaca yang membawa kelembapan masif dari Samudra Pasifik ini memicu hujan lebat tanpa henti dan angin kencang yang merusak. Pemerintah daerah di berbagai county segera menetapkan status darurat untuk mempercepat mobilisasi sumber daya penyelamatan dan bantuan logistik bagi warga yang terdampak langsung oleh bencana banjir bandang ini.

Secara ilmiah, sungai atmosfer digambarkan sebagai aliran uap air yang sangat padat dan panjang di langit, yang sering kali disebut sebagai "pipa air di atmosfer". Ketika sistem cuaca ini bertabrakan dengan pegunungan di California, uap air tersebut dipaksa naik dan mengembun menjadi hujan deras yang ekstrem. Dinas Cuaca Nasional Amerika Serikat (NWS) mencatat bahwa intensitas curah hujan kali ini termasuk salah satu yang tertinggi dalam sejarah modern wilayah tersebut, dengan beberapa area menerima curah hujan bulanan hanya dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Dampak fisik dari badai ini dirasakan secara luas dari wilayah utara hingga selatan California. Di kawasan perbukitan Los Angeles dan Santa Barbara, tanah yang jenuh air memicu tanah longsor dan aliran lumpur yang menghantam kawasan pemukiman, merusak struktur bangunan, serta menyeret kendaraan. Selain merusak properti, banjir besar juga merendam jaringan jalan raya utama dan sistem transportasi publik, menyebabkan kelumpuhan aktivitas ekonomi. Pemadaman listrik massal turut melanda ratusan ribu pelanggan akibat tiang listrik yang roboh dihantam angin kencang dan pohon tumbang.

Also Read

Intimidasi dan Ujaran Kebencian Paksa Sembilan Sekolah Rohingya di Malaysia Tutup

Intimidasi dan Ujaran Kebencian Paksa Sembilan Sekolah Rohingya di Malaysia Tutup

Selain kerusakan infrastruktur perkotaan, sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar ekonomi California juga mengalami kerugian yang signifikan. Ladang-ladang pertanian di Lembah Central (Central Valley) terendam air, mengancam hasil panen sayuran dan buah-buahan yang menyuplai kebutuhan nasional. Erosi tanah yang parah di area bekas kebakaran hutan sebelumnya juga meningkatkan risiko banjir lumpur beracun yang mengalir ke sungai-sungai lokal, mengancam ekosistem perairan dan kualitas air bersih bagi jutaan penduduk.

Menanggapi situasi kritis ini, Gubernur California Gavin Newsom secara resmi mengumumkan status keadaan darurat untuk beberapa county utama yang terdampak paling parah. Langkah ini memungkinkan pengerahan Garda Nasional dan penggunaan dana darurat negara bagian untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan. Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat air cepat dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumah-rumah yang tergenang air serta pengendara yang terjebak di jalan raya yang kebanjiran. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan mematuhi perintah evakuasi demi keselamatan jiwa.

Also Read

Festival Kuliner di Seattle Berubah Mencekam Setelah Penembakan Tewaskan Tiga Orang

Festival Kuliner di Seattle Berubah Mencekam Setelah Penembakan Tewaskan Tiga Orang

Meskipun badai ini membawa air yang sangat dibutuhkan untuk mengisi kembali waduk-waduk California yang sempat dilanda kekeringan panjang, para ahli memperingatkan bahwa siklus cuaca ekstrem ini adalah tanda nyata dari perubahan iklim. Pemanasan global membuat atmosfer mampu menampung lebih banyak uap air, yang mengakibatkan transisi cepat dari kekeringan parah ke banjir bandang yang menghancurkan. Ke depan, California harus menginvestasikan lebih banyak sumber daya untuk memperkuat infrastruktur drainase, memodernisasi bendungan, dan merancang tata kota yang lebih tangguh terhadap ancaman badai sungai atmosfer di masa depan.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

perubahan iklimcuaca ekstrembencana alambanjir californiasungai atmosfer

Berita Terbaru Lainnya

Marc Klok Sebut Indonesia Harusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol ke Gawang KambojaIndonesia Perjuangkan Pembebasan Bea Masuk Minyak Sawit di Pasar Amerika SerikatPemerintah Siapkan Skema Baru Insentif Kendaraan Listrik demi Proyek Mobil NasionalKamboja Petik Pelajaran Berharga Usai Ditekuk Indonesia di Piala AFFKrom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial BerkelanjutanPetugas Gulkarmat Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Kafe di Ciracas Jakarta TimurKebakaran Lahan Sampah di Kalideres Berhasil Dipadamkan dalam Satu JamMisteri Kematian Sutrimo di Pelataran Klinik Kecantikan yang Lama Tutup

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap