apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

8 Bahaya Sering Makan Makanan yang Digoreng

Agus CahyonoDiterbitkan 16 Agu 2026 - 02.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
8 Bahaya Sering Makan Makanan yang Digoreng
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Metode memasak dengan cara merendam atau memanaskannya dalam minyak atau lemak pada suhu tertentu hingga matang merupakan teknik kuliner yang sangat populer di Indonesia. Proses menggoreng ini dilakukan dengan merendam bahan makanan ke dalam minyak panas secara utuh atau memasaknya dengan sedikit minyak di wajan. Hasil akhir dari metode ini adalah hidangan yang biasanya menghasilkan tekstur yang renyah di bagian luar serta cita rasa gurih yang menggugah selera. Berbagai jenis makanan yang digoreng sangat mudah dijumpai sehari-hari, seperti gorengan, ayam goreng, ikan goreng, kentang goreng, tempe goreng, hingga tahu goreng. Walaupun hidangan ini terasa sangat enak dan memanjakan lidah, konsumsi jenis makanan ini secara berlebihan menyimpan risiko nyata bagi kesehatan jangka panjang.

Memahami dampak buruknya menjadi langkah awal yang penting untuk menjaga kebugaran, terutama terkait dengan 8 Bahaya Sering Makan Makanan yang Digoreng. Dampak pertama berkaitan dengan nilai kalori makanan yang melonjak tajam setelah dimasak. Proses menggoreng terbukti dapat menambah kandungan kalori karena bahan makanan menyerap minyak selama proses pematangan. Ketika dikonsumsi secara berlebihan, hidangan berminyak ini dapat membuat asupan energi harian menjadi jauh lebih tinggi daripada kebutuhan tubuh yang sebenarnya, sehingga memicu penumpukan energi.

Bahaya berikutnya menyasar sistem kardiovaskular dan kadar kolesterol dalam tubuh manusia. Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, atau sengaja menggunakan minyak goreng secara berulang kali, dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kadar kolesterol yang tidak sehat di dalam darah. Pola makan yang sering mengandung jenis makanan tinggi lemak jenuh serta lemak trans ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular atau gangguan pada jantung.

Baca Juga

Pemko Padang Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Jembatan Pascabencana

Pemko Padang Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Jembatan Pascabencana

Kebiasaan mengonsumsi makanan yang digoreng juga berpotensi mengacaukan sistem metabolisme dan mengganggu kenyamanan pencernaan. Sering menyantap gorengan, terutama jika dijadikan bagian dari pola makan tinggi kalori dan rendah serat, secara ilmiah dikaitkan dengan risiko gangguan metabolisme yang lebih tinggi. Di sisi lain, makanan yang tinggi lemak juga terasa lebih sulit dicerna oleh organ pencernaan kita, sehingga pada sebagian orang dapat memicu rasa begah atau sensasi tidak nyaman pada perut setelah makan.

Perubahan kimia yang merugikan akibat suhu panas saat memasak juga menimbulkan bahaya tersendiri bagi tubuh. Pemanasan minyak secara berulang dapat menyebabkan perubahan kimia yang drastis dan menghasilkan senyawa hasil oksidasi yang tidak diinginkan. Tidak hanya itu, proses penggorengan pada suhu tinggi juga dapat menghasilkan senyawa tertentu seperti akrilamida pada beberapa jenis makanan bertepung. Jumlah akrilamida yang diproduksi ini sangat dipengaruhi oleh jenis makanan, suhu pemanasan, serta lama waktu pemasakan.

Baca Juga

7 Fakta Gempa M 7 Nagekeo NTT yang Tewaskan Puluhan Jiwa

7 Fakta Gempa M 7 Nagekeo NTT yang Tewaskan Puluhan Jiwa

Melihat berbagai risiko kesehatan tersebut, langkah pencegahan dan pembatasan yang tepat sangat diperlukan demi menjaga kebugaran tubuh. Sebenarnya, kita tidak perlu selalu menghindari makanan gorengan sepenuhnya dari menu harian kita. Cara terbaik untuk menyikapinya adalah dengan membatasi frekuensi konsumsi makanan tersebut, memilih jenis minyak yang digunakan dengan tepat, serta menghindari penggunaan minyak yang sudah rusak atau dipakai berulang kali. Sebagai alternatif hidangan yang lebih sehat, cobalah untuk memperbanyak konsumsi makanan yang diolah dengan cara seperti dikukus, direbus, atau dipanggang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kesehatanpola makan

Berita Terbaru Lainnya

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Data Korban Gempa M 7,7 di NTTPrabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6% pada 2027Pemko Padang Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Jembatan PascabencanaMenkes Ungkap Konsolidasi Pengadaan Tekan Biaya Kesehatan hingga Triliunan RupiahPemerintah Targetkan Pembangunan 30.000 hingga 35.000 Kopdes Merah Putih Tahun DepanPrabowo Targetkan Bursa Mineral & Komoditas Strategis Meluncur 1 Januari 20277 Fakta Gempa M 7 Nagekeo NTT yang Tewaskan Puluhan JiwaGolkar Puji 8 Prioritas Prabowo di RAPBN 2027, Sebut Arah Pembangunan Bangsa Terarah

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap