apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

165 Ribu Kasus ISPA, Komisi IX Minta Kemenkes Tangani Dampak Karhutla

Nyaring AranDiterbitkan 30 Agu 2026 - 13.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
165 Ribu Kasus ISPA, Komisi IX Minta Kemenkes Tangani Dampak Karhutla
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Barat telah memicu kekhawatiran serius seiring meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menanggapi situasi darurat kesehatan ini, Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera turun tangan secara aktif guna menangani dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai titik di Kalimantan Barat berkontribusi langsung pada penurunan kualitas udara, yang kemudian berujung pada lonjakan signifikan jumlah warga yang terserang penyakit saluran pernapasan.

Bagaimana Perkembangan Kasus ISPA di Kalimantan Barat?

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat, jumlah penderita ISPA di wilayah tersebut telah mencapai angka yang sangat tinggi. Kepala Dinkes Kalbar, Erna Yulianti, melaporkan bahwa sepanjang periode 1 Januari hingga 22 Agustus 2026, tercatat sebanyak 165.727 kasus ISPA di wilayah tersebut. Data ini dihimpun secara berkala melalui laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Tren peningkatan kasus mulai terdeteksi sejak minggu ke-21 atau akhir Mei 2026, dan grafiknya terus merangkak naik hingga pertengahan Agustus. Secara proporsional, sebaran kasus ISPA ini telah mencapai angka 29 kasus per 1.000 penduduk di Kalimantan Barat.

Hubungan antara karhutla dan gangguan pernapasan ini terlihat dari mobilitas warga ke fasilitas kesehatan. Peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat-pusat layanan kesehatan, khususnya pada minggu ke-32, terjadi secara bersamaan dengan meningkatnya aktivitas titik panas (hotspot) karhutla di Kalimantan Barat.

Baca Juga

Prabowo Subianto Direncanakan Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang

Prabowo Subianto Direncanakan Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang

Apa Saja Langkah Penanganan yang Didesak oleh DPR?

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyampaikan desakan resmi agar Kemenkes segera mengambil tindakan nyata di lapangan. Dalam keterangannya pada Minggu (30/8), Yahya menekankan pentingnya langkah taktis untuk melindungi warga.

Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera melakukan koordinasi erat untuk menyiapkan beberapa kebutuhan darurat, antara lain: - Penyediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan tambahan. - Penyiapan kapasitas rumah sakit untuk menampung pasien. - Pendistribusian bantuan masker secara masif kepada masyarakat. - Penyediaan rumah oksigen sebagai tempat penanganan pertama bagi warga yang mengalami sesak napas akut.

Selain itu, Yahya meminta pemerintah daerah bersama Kemenkes segera menetapkan protokol kesehatan yang ketat bagi masyarakat. Salah satu aturan yang perlu diberlakukan adalah kewajiban memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan guna menekan risiko paparan debu sisa pembakaran.

Bagaimana Rencana Penanganan untuk Kelompok Rentan dan Situasi Darurat?

Kelompok rentan menjadi perhatian utama dalam penanganan dampak karhutla ini. Yahya meminta agar perhatian dan penanganan khusus diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok lanjut usia (lansia), mengingat mereka memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi terhadap gangguan pernapasan.

Baca Juga

Kejagung Sita Aset Rp338,3 Miliar Milik Tersangka Kasus Korupsi IUP Bauksit PT QSS

Kejagung Sita Aset Rp338,3 Miliar Milik Tersangka Kasus Korupsi IUP Bauksit PT QSS

Jika kondisi kualitas udara terus memburuk dan penanganan di fasilitas kesehatan setempat tidak lagi memadai, Komisi IX DPR RI menilai opsi evakuasi warga ke wilayah yang lebih aman perlu mulai dipertimbangkan oleh pemerintah.

Lebih lanjut, apabila situasi di Kalimantan Barat terus memburuk tanpa ada tanda-tanda penurunan kasus, Yahya mendorong pemerintah untuk segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di provinsi tersebut agar penanganan dapat berjalan lebih cepat dan terfokus.

Kapan DPR Akan Meninjau Langsung Wilayah Terdampak?

Sebagai bentuk fungsi pengawasan terhadap penanganan bencana kesehatan ini, Komisi IX DPR RI telah menjadwalkan kunjungan kerja spesifik ke wilayah Kalimantan Barat. Kunjungan lapangan tersebut direncanakan berlangsung pada tanggal 4 hingga 5 September 2026.

Kunjungan ini ditujukan untuk memantau langsung kesiapan fasilitas kesehatan, memastikan ketersediaan logistik medis seperti oksigen dan masker, serta melihat sejauh mana efektivitas koordinasi antara Kemenkes dan pemerintah daerah dalam menangani dampak kesehatan akibat karhutla.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kementerian kesehatanKarhutlaKomisi IX DPR

Berita Terbaru Lainnya

Prabowo Subianto Direncanakan Tutup Muktamar ke-35 NU di JombangKejagung Sita Aset Rp338,3 Miliar Milik Tersangka Kasus Korupsi IUP Bauksit PT QSSPolres Bengkalis Ungkap Lahan Hutan Terbakar di Riau Diduga Dialihfungsikan Jadi Kebun SawitKomisi III DPR Rinci 13 Tindak Pidana yang Dapat Dikenai Perampasan AsetKebakaran TPA Liar Waringinkurung Belum Padam, Alat Berat DikerahkanSejauh Mata Memandang Salurkan Bantuan untuk Gempa NTT dan Kebakaran Hutan KalimantanDanareksa Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTTBMKG, 9.765 Gempa Susulan Terjadi di NTT hingga 30 Agustus

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap