PT Danareksa (Persero) menggerakkan seluruh ekosistem di tujuh kawasan industri untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi tanggap darurat ini melibatkan anggota holding kawasan industri, penyewa (tenant), karyawan, serta mitra kerja dengan total nilai bantuan yang terhimpun mencapai Rp423 juta.
PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bertindak sebagai koordinator dalam proses penghimpunan sekaligus penyaluran bantuan tersebut langsung kepada masyarakat terdampak. Inisiatif sosial ini digagas menyusul bencana gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang melanda sejumlah wilayah di NTT pada 15 Agustus 2026.
BMKG, 9.765 Gempa Susulan Terjadi di NTT hingga 30 Agustus

Bantuan ini disalurkan di saat masyarakat sangat membutuhkannya. Merujuk pada data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Agustus 2026, sebanyak 176 ribu warga terpantau masih bertahan di berbagai posko pengungsian karena kediaman mereka terdampak gempa.
Presiden Prabowo Bahas Rencana Rekrutmen Prajurit TNI dari Suku Dayak Pedalaman

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Ngurah Wirawan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi aktif dan kepedulian dari seluruh keluarga besar BUMN di bawah naungan holding kawasan industri untuk membantu pemulihan para korban bencana di NTT.






