apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Kesehatan

Sistem Saraf Dapat Memasuki Fase Freeze Response Saat Tekanan Hidup Menumpuk

Togar PanjaitanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 19.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sistem Saraf Dapat Memasuki Fase Freeze Response Saat Tekanan Hidup Menumpuk
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Keinginan untuk berhenti sejenak dan tidak melakukan aktivitas apa pun sering kali dipandang negatif di tengah tuntutan produktivitas modern yang serbacepat. Banyak orang merasa bersalah ketika mereka kehilangan motivasi untuk bekerja atau menyelesaikan tugas sehari-hari. Namun, dari sudut pandang biologis, kondisi tidak ingin melakukan apa-apa ini bisa jadi merupakan sinyal penting bahwa tubuh sedang mempertahankan diri dari tekanan yang berlebihan.

Berdasarkan laporan Tirto.id, secara biologis, saat tekanan hidup menumpuk terlalu lama, sistem saraf kita bisa masuk ke dalam apa yang disebut sebagai "respons beku" (freeze response). Kondisi ini merupakan bagian dari mekanisme pertahanan alami manusia saat menghadapi stres yang ekstrem atau berkepanjangan.

Memahami Freeze Response sebagai Mekanisme Pertahanan

Selama ini, masyarakat lebih akrab dengan istilah "fight or flight"鈥攎elawan atau lari鈥攕aat menghadapi ancaman atau tekanan. Namun, ketika beban hidup menumpuk dalam jangka waktu lama dan terasa luar biasa berat, sistem saraf otonom dapat memilih opsi ketiga, yaitu freeze response.

Baca Juga

Kemensos Serahkan Santunan Rp15 Juta per Orang untuk Ahli Waris Korban Gempa Nagekeo

Kemensos Serahkan Santunan Rp15 Juta per Orang untuk Ahli Waris Korban Gempa Nagekeo

Dalam keadaan ini, tubuh secara tidak sadar memperlambat fungsinya. Seseorang yang mengalami respons beku mungkin akan merasa mati rasa secara emosional, sulit berkonsentrasi, atau kehilangan energi sepenuhnya untuk melakukan aktivitas dasar sekalipun. Secara biologis, ini adalah upaya tubuh untuk menghemat energi dan melindungi mental dari kerusakan yang lebih parah akibat stres yang terus-menerus.

Dengan demikian, pilihan untuk tidak melakukan apa-apa pada momen tertentu bukan selalu mencerminkan kemalasan, melainkan indikasi bahwa kapasitas adaptasi stres seseorang telah mencapai batas maksimalnya.

Benturan antara Tuntutan Produktivitas dan Batas Biologis

Fenomena ini memicu perdebatan antara tuntutan sosial dan kebutuhan kesehatan biologis. Di satu sisi, budaya kerja modern terus mendorong individu untuk selalu aktif dan produktif tanpa henti. Kegagalan untuk memenuhi standar produktivitas ini sering kali berujung pada stigma sosial atau rasa bersalah yang mendalam pada diri individu.

Baca Juga

Siaran Langsung Newcastle vs Liverpool Liga Inggris 2026/2027 di Vidio

Siaran Langsung Newcastle vs Liverpool Liga Inggris 2026/2027 di Vidio

Di sisi lain, sudut pandang kesehatan mental menekankan pentingnya mendengarkan sinyal tubuh. Memaksakan diri untuk terus bekerja saat sistem saraf berada dalam kondisi freeze response justru dapat memperburuk kondisi kesehatan mental dan memicu kejenuhan ekstrem (burnout).

Oleh karena itu, menyadari bahwa "tidak mau melakukan apa-apa? Ya, tidak apa-apa" menjadi langkah awal yang krusial untuk pemulihan. Memberikan ruang bagi tubuh untuk beristirahat tanpa beban moral dapat membantu sistem saraf keluar dari mode bertahan hidup dan kembali ke kondisi seimbang. Meskipun demikian, batasan waktu yang sehat untuk berada dalam fase ini sebelum membutuhkan bantuan profesional medis masih menjadi ruang diskusi terbuka yang bergantung pada kondisi psikologis masing-masing individu.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

Api di Taman Nasional Way Kambas Padam, Seluruh Gajah Terpantau AmanBareskrim Tetapkan 72 Tersangka Kasus Karhutla, Diduga Terkait SawitPrabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Kasespri Rizky IrmansyahKemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub 2026, Simak Syarat dan JadwalnyaTabungan Simpeda BPD Tembus Rp 74,86 Triliun Per Juni 2026Harga Cabai Rawit Merah Naik Menjadi Rp70.450 per KgPolri Usut Dugaan Keterlibatan Korporasi di Balik Kebakaran HutanKPK Tetapkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq sebagai Tersangka Kasus Korupsi Jalur Mandiri

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap