apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Sindikat Meterai Palsu Rp1 Triliun Dibongkar, 16 Orang Ditangkap

Domu TobingDiterbitkan 20 Agu 2026 - 03.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sindikat Meterai Palsu Rp1 Triliun Dibongkar, 16 Orang Ditangkap
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berhasil membongkar sindikat pembuat dan pengedar meterai palsu yang beroperasi di berbagai wilayah. Tindakan ilegal yang dilakukan oleh sindikat ini diperkirakan telah menimbulkan potensi kerugian negara yang sangat besar, yakni mencapai Rp1 triliun. Dalam pengungkapan kasus besar ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 16 orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam jaringan kejahatan tersebut.

Penyelidikan dan penindakan terhadap sindikat meterai palsu ini berlangsung dalam kurun waktu dari bulan Juni hingga awal Juli 2026. Operasi penangkapan dan penertiban dilakukan oleh tim penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama DJP Kementerian Keuangan di sejumlah daerah secara simultan. Beberapa wilayah yang menjadi target operasi penindakan ini meliputi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Langkah ini diambil untuk memutus rantai peredaran meterai palsu yang tersebar luas di wilayah-wilayah tersebut.

Baca Juga

Gus Ipul Pastikan Distribusi Bantuan Logistik di NTT Jalan Terus

Gus Ipul Pastikan Distribusi Bantuan Logistik di NTT Jalan Terus

Dari hasil penindakan di lapangan, aparat kepolisian mengamankan 16 orang tersangka yang memiliki peran masing-masing dalam sindikat ini. Para tersangka yang ditangkap tersebut diidentifikasi dengan inisial B, RC, M, TA, RTP, IA, F, H, RH, MIF, SNM, U, FF, NSA, P, dan MO. Peran mereka dalam jaringan ini sangat bervariasi dan saling terhubung satu sama lain, mulai dari pihak yang bertindak sebagai produsen meterai palsu, pendaur ulang meterai, kurir yang mengantarkan barang, hingga penjual yang langsung menawarkan meterai palsu tersebut kepada masyarakat.

Selain menangkap para tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang menjadi alat dan hasil kejahatan dari sindikat ini. Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas meliputi 3,4 juta keping meterai palsu yang siap untuk diedarkan. Selain itu, aparat penegak hukum juga menyita satu set mesin produksi yang digunakan untuk mencetak meterai palsu tersebut, serta tiga gulung bahan baku yang menjadi material utama dalam proses pembuatan meterai ilegal ini.

Baca Juga

Purbaya Buka Opsi Tambah Anggaran BNPB Tangani Dampak Gempa NTT

Purbaya Buka Opsi Tambah Anggaran BNPB Tangani Dampak Gempa NTT

Kolaborasi antara Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dalam membongkar kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam melindungi penerimaan negara. Dengan potensi kerugian negara yang mencapai Rp1 triliun, penindakan hukum terhadap sindikat ini sangat krusial dilakukan demi mencegah kerugian yang lebih besar. Ke-16 tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka atas keterlibatan dalam jaringan pemalsuan meterai tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayakriminalDirektorat Jenderal Pajak

Berita Terbaru Lainnya

Gus Ipul Pastikan Distribusi Bantuan Logistik di NTT Jalan TerusPurbaya Buka Opsi Tambah Anggaran BNPB Tangani Dampak Gempa NTTSiapa yang Bakal Bawa Pulang Penghargaan Koperasi Awards 2026?Purbaya Kucurkan Rp 44 Miliar untuk Pemulihan Bencana di NTTBank Mega Resmikan Regional Jakarta 3 untuk Optimalkan Potensi BisnisHUT ke-81 Jabar, Dedi Mulyadi Komitmen Lakukan Perubahan Tata Kelola PemerintahanPemprov DKI Kaji Usulan Revisi Perda Pengendalian Pencemaran UdaraTekstil Bukan Cuma Garmen, Teknologinya Ada di Jalan hingga Dunia Medis

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap