apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Rumah Adat Sade Terbakar, Apa yang Sebenarnya Hilang?

Nyaring AranDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rumah Adat Sade Terbakar, Apa yang Sebenarnya Hilang?
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Kebakaran hebat melanda permukiman adat Suku Sasak di Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WITA. Api dengan cepat merambat dan menghanguskan sebagian besar kawasan cagar budaya yang terletak sekitar 43 kilometer dari pusat Kota Mataram tersebut.

Pemicu kebakaran diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah warga yang berada di sekitar Pohon Cinta, tidak jauh dari masjid tua desa. Struktur bangunan yang didominasi bahan alam membuat kobaran api sulit dikendalikan. Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengonfirmasi cepatnya perambatan api yang menghanguskan permukiman tersebut. "Dalam hitungan menit, bukan jam lagi, bangunan sudah habis dilalap," ujarnya.

Kerusakan Fisik dan Kehilangan Warisan Budaya

Berdasarkan data dari Balai Pelestarian Kebudayaan Nusa Tenggara Barat, musibah ini berdampak pada 167 bangunan. Sebanyak 75 rumah adat dan 69 toko kerajinan milik warga hangus terbakar. Selain itu, api melahap delapan lumbung alang, enam berugak sekepat, dan empat berugak sekenam. Fasilitas umum seperti masjid, Bale Beleq, pelonggo, gerbang desa, serta toilet wisatawan turut mengalami kerusakan.

Di balik hilangnya bangunan fisik, kerugian terbesar terletak pada nilai sejarah dan budaya yang melekat di Desa Adat Sade. Permukiman di perbukitan Lombok Selatan ini diperkirakan telah dihuni oleh sekitar 15 generasi. Asal-usulnya memiliki beberapa versi sejarah, mulai dari kedatangan leluhur asal Jawa bernama Hama Ratu Mas Sang Haji, hingga keterkaitannya dengan kerajaan Hindu-Buddha di bawah pimpinan Raja A.A. Gede Karangasem.

Baca Juga

Pemerintah Siagakan 1.425 Relawan Masyarakat Peduli Api Tangani Karhutla

Pemerintah Siagakan 1.425 Relawan Masyarakat Peduli Api Tangani Karhutla

Masyarakat Sade selama ini merawat tradisi melalui arsitektur Bale Tani鈥攔umah tinggal dengan atap alang-alang penangkal panas yang terbagi atas ruang tertutup Bale Dalem dan ruang terbuka Bale Luar atau Sesangkok. Lantai tanahnya dirawat dengan praktik tradisional belulut, yaitu melapisi lantai dengan campuran tanah dan kotoran kerbau. Mereka juga memegang teguh aturan adat kemalik yang membatasi pemanfaatan Hutan Adat Gunung Kiyangan.

Kini, berbagai benda pusaka yang disimpan di rumah-rumah warga ikut menjadi abu. Keris, tombak, perlengkapan seni ketangkasan Peresean, alat musik Gendang Beleq, hingga gong tua dilaporkan hangus. Sehari setelah kebakaran, warga hanya berhasil menemukan sisa-sisa lembaran naskah kuno Lontar Rengganis di antara puing-puing bangunan.

Langkah Penyelamatan dan Registrasi Adat

Peristiwa ini menyoroti kerentanan perlindungan hukum dan administratif bagi desa adat. Kementerian Kebudayaan mengungkapkan bahwa Desa Adat Sade ternyata belum tercatat dalam Data Pokok Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga

Tiba di NTT, Tim Relawan Kesehatan USK Aceh Mulai Berikan Layanan Medis dan Pendampingan Trauma Korban Gempa

Tiba di NTT, Tim Relawan Kesehatan USK Aceh Mulai Berikan Layanan Medis dan Pendampingan Trauma Korban Gempa

Merespons situasi ini, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan komitmen pemerintah untuk mengambil langkah penyelamatan administratif. "Kementerian Kebudayaan siap bergerak sebagai Wali Data Masyarakat Adat untuk segera mengintegrasikan dan meregistrasi seluruh cagar budaya serta wilayah masyarakat adat secara nasional," kata Fadli.

Sementara itu, terkait pembangunan kembali permukiman pascabencana, Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia, Georgius Budi Yulianto, memberikan pandangannya mengenai pelestarian arsitektur lokal. Ia menilai bahwa arsitektur tradisional tidak perlu diubah atau dimodifikasi strukturnya hanya demi menjawab risiko kebakaran, melainkan nilai-nilai keaslian bangunan tersebut yang harus tetap dipertahankan.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Lombok Tengah

Berita Terbaru Lainnya

Pentingnya Perencanaan Keuangan Lintas Generasi dari Kekayaan hingga WarisanChery Q Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Harga Mulai Rp262,4 JutaPemerintah Siagakan 1.425 Relawan Masyarakat Peduli Api Tangani KarhutlaTiba di NTT, Tim Relawan Kesehatan USK Aceh Mulai Berikan Layanan Medis dan Pendampingan Trauma Korban GempaKendala Akses Hambat Pemadaman Kebakaran Gedung Kosong di GambirKebakaran Permukiman di Gambir Jakpus Berdampak pada 4 RT, Warga DievakuasiPolisi Naikkan Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Yanto Idorway ke PenyidikanRusia Peringatkan Aktivitas Militer NATO di Arktik Bisa Picu Konfrontasi Bersenjata

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap