apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Internasional

Puluhan Ribu Migran Terobos Perbatasan Ceuta Spanyol, 57 Orang Dilaporkan Tewas

Usat NgajiDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.28 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Puluhan Ribu Migran Terobos Perbatasan Ceuta Spanyol, 57 Orang Dilaporkan Tewas
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Situasi di wilayah perbatasan Spanyol mengalami eskalasi serius setelah puluhan ribu migran dilaporkan menerobos masuk ke wilayah Ceuta dari Maroko dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Insiden luar biasa ini menelan korban jiwa, dengan sedikitnya 57 orang dilaporkan tewas selama proses penyeberangan massal tersebut. Pemerintah Spanyol secara resmi mengonfirmasi lonjakan jumlah korban jiwa ini pada Jumat malam waktu setempat, menandai salah satu krisis perbatasan paling mematikan dalam beberapa waktu terakhir.

Presiden Regional Ceuta, Juan Jesus Vivas, mengungkapkan bahwa diperkirakan sekitar 60.000 migran berupaya masuk ke wilayahnya melalui jalur darat maupun laut. Sebagian besar dari mereka nekat berenang mengitari benteng perbatasan yang terletak di perairan Pantai Tarajal. Upaya penyeberangan yang sangat berbahaya ini memicu kepanikan massal. Menurut keterangan dari petugas Penjaga Sipil (Civil Guard), Rachid Sbihi, beberapa korban tewas akibat tenggelam saat mencoba berenang sejauh 5 kilometer dari wilayah Fnideq di Maroko. Sementara itu, korban lainnya dilaporkan tewas karena terinjak-injak akibat aksi saling dorong yang terjadi di pagar pemecah gelombang perbatasan. Bentrokan juga sempat pecah di sekitar area gerbang masuk utama, yang berujung pada pembakaran sejumlah kendaraan di lokasi tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Menanggapi situasi darurat ini, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez langsung bertolak ke Ceuta untuk meninjau kondisi lapangan secara langsung. Sanchez menegaskan bahwa aksi penerobosan massal ini merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap kedaulatan wilayah Spanyol. Dalam pernyataannya, ia juga menuding bahwa sindikat atau mafia perdagangan manusia sengaja memanfaatkan penafsiran sepihak atas putusan Mahkamah Agung untuk memobilisasi massa dalam jumlah besar. Guna meredam situasi, Kementerian Dalam Negeri Spanyol bergerak cepat dan mencatat bahwa sekitar 25.000 orang telah berhasil dikembalikan ke wilayah Maroko.

Baca Juga

Kualitas Udara Jakarta Sabtu Pagi Masuk Tiga Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Sabtu Pagi Masuk Tiga Terburuk di Dunia

Meskipun pemulangan massal telah dilakukan, dampak kemanusiaan di wilayah Ceuta masih sangat terasa. Rachid Sbihi menggambarkan kondisi di lapangan saat ini sebagai krisis kemanusiaan yang sangat serius. Ribuan migran, termasuk anak-anak yang tidak didampingi oleh orang dewasa, terpaksa tidur di atas trotoar jalanan. Sementara itu, sebagian migran lainnya terpantau berkeliaran di jalan-jalan kota tanpa arah dan tujuan yang jelas. Infrastruktur penampungan setempat dilaporkan kewalahan menghadapi gelombang kedatangan yang begitu masif dalam waktu singkat.

Untuk diketahui, wilayah Ceuta bersama dengan Melilla merupakan dua wilayah penting karena menjadi satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa yang berada langsung di benua Afrika. Menanggapi situasi yang terus memanas, pemerintah Spanyol juga telah mengambil langkah tegas dengan menutup pos perbatasan Beni Ansar di Melilla. Keputusan penutupan ini diambil menyusul adanya upaya penerobosan massal serupa yang dilakukan oleh para migran dari Maroko di wilayah tersebut.

Baca Juga

Poros Perlawanan Iran Targetkan Arab Saudi, Serangan Diduga Diluncurkan dari Wilayah Irak

Poros Perlawanan Iran Targetkan Arab Saudi, Serangan Diduga Diluncurkan dari Wilayah Irak

Krisis di perbatasan Spanyol ini langsung memicu reaksi keras dari para pemimpin Uni Eropa. Ketua Uni Eropa, Ursula von der Leyen, mengutuk keras insiden penerobosan ini. Ia menegaskan bahwa Uni Eropa tidak akan membiarkan siapa pun masuk ke wilayah mereka tanpa mematuhi aturan hukum yang berlaku. Von der Leyen menyerukan agar penyeberangan berbahaya seperti ini segera dihentikan dan jaringan penyelundupan manusia dibongkar hingga ke akar-akarnya. Sebagai bentuk solidaritas, Kanselir Jerman Friedrich Merz dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kesiapan negara mereka untuk membantu Spanyol. Bantuan yang ditawarkan mencakup pengerahan pasukan penjaga perbatasan dan pantai Eropa (Frontex) guna memperkuat pengamanan di sepanjang kawasan perbatasan yang rawan tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kemanusiaanSpanyolUni EropaCeutaKrisis Migran

Berita Terbaru Lainnya

Ajax Amsterdam Resmi Rekrut Julian Brandt dari Borussia DortmundPiala AFF 2026, Shayne Pattynama Cetak Gol, Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0Pemkot Malang Perkuat Program 3 Juta Rumah demi Ekosistem Permukiman BerkelanjutanGubernur Bobby Nasution Hadiahi Caroline Nababan Rumah dan Beasiswa KuliahIstana dan Menteri Perdagangan Beri Tanggapan Soal Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah MalRMIT Dorong Potensi Industri Game Indonesia, Bidik Pasar dengan 153 Juta PemainPemerintah Tinjau Proyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Rote Ndao NTTDaihatsu Segarkan Sigra, Terios, dan Gran Max di GIIAS 2026, Sasar Segmen Keluarga hingga Komersial

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap