Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan merupakan dua layanan prioritas utama masyarakat yang tidak boleh terganggu dalam kondisi apa pun. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Pramono saat berada di Balai Kota pada hari Rabu, 19 Agustus 2026. Menurutnya, kedua bidang ini menjadi pilar penting yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar warga di wilayah DKI Jakarta.
Di sektor pendidikan, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan hak belajar mereka. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memprioritaskan warga kurang mampu untuk mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Pemerintah daerah berkomitmen bahwa selama penerima merupakan warga Jakarta yang tidak mampu, mereka berhak mendapatkan bantuan KJP tersebut. Berdasarkan data terbaru, saat ini tercatat ada sebanyak 707.420 siswa yang menjadi penerima aktif program Kartu Jakarta Pintar di wilayah Jakarta. Selain untuk tingkat sekolah dasar hingga menengah, bantuan pendidikan juga diberikan kepada mahasiswa tingkat perguruan tinggi melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Program KJMU ini dirancang khusus untuk mendukung mahasiswa yang menempuh pendidikan pada jenjang S1, S2, hingga S3.
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Ruteng NTT, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

Tidak hanya memberikan bantuan kartu pendidikan, Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan kebijakan sekolah gratis. Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk seluruh sekolah negeri yang ada di Jakarta, melainkan juga telah diperluas ke sektor swasta. Saat ini, tercatat ada 155 sekolah swasta yang digratiskan oleh pemerintah daerah, termasuk di antaranya sekolah swasta keagamaan dan sekolah model pesantren. Selain itu, pemerintah juga menghadirkan program Pemutihan Ijazah. Program Pemutihan Ijazah ini ditujukan khusus bagi keluarga tidak mampu yang mengalami kesulitan finansial sehingga tidak dapat mengambil ijazah anak-anak mereka yang masih tertahan di sekolah.
Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa

Sementara itu, di sektor kesehatan, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan perhatian serius demi menjamin pengobatan yang merata bagi warganya. Jakarta kini didukung oleh fasilitas kesehatan yang memadai, meliputi 31 rumah sakit, 44 puskesmas, serta 292 puskesmas pembantu. Seluruh fasilitas kesehatan tersebut menyediakan layanan gratis bagi masyarakat Jakarta yang datang untuk berobat. Melalui ketersediaan fasilitas kesehatan gratis dan program jaminan pendidikan ini, Gubernur Pramono Anung berharap kebutuhan dasar warga Jakarta dapat terpenuhi secara optimal tanpa adanya hambatan pelayanan.






