Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung menunjukkan komitmen serius dalam mempersiapkan kontingen atletnya untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Buleleng. Sebagai langkah awal untuk mematangkan kesiapan para atlet, KONI Klungkung secara resmi membuka program pemusatan latihan fisik atau Training Center (TC) fisik. Acara pembukaan program TC fisik ini berlangsung pada hari Minggu, 30 Agustus 2026, bertempat di Lapangan GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung.
Upacara pembukaan program latihan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Kabupaten Klungkung. Hadir secara langsung Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Klungkung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Komandan Kodim (Dandim) 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan para atlet Klungkung yang akan berlaga di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Fokus Peningkatan Fisik, Disiplin, dan Mental
Program persiapan dini yang dirancang oleh KONI Klungkung ini secara khusus difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu penguatan fisik, kedisiplinan, serta kesiapan mental bertanding para atlet. Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gede Anom, menjelaskan bahwa langkah menitikberatkan pada aspek fisik ini diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa kontingen pada ajang Porprov Bali 2025 sebelumnya.
Sapu Bersih Kemenangan, Monaco Bekuk Marseille 2-0 dan Kokoh di Puncak Klasemen

Pada gelaran Porprov Bali 2025, Kabupaten Klungkung sebenarnya menorehkan prestasi dengan meraih total medali sebanyak 11 medali emas, 7 medali perak, dan 8 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga yang diikuti. Namun, berdasarkan hasil evaluasi pasca-kejuaraan, ketahanan fisik para atlet diidentifikasi sebagai salah satu catatan krusial yang memerlukan perbaikan dan peningkatan signifikan agar mampu bersaing lebih maksimal di Buleleng pada tahun 2027 mendatang.
Sinergi dengan Kodim 1610/Klungkung
Guna mengatasi kelemahan fisik tersebut, KONI Klungkung menjalin kolaborasi khusus dengan Kodim 1610/Klungkung dalam menyelenggarakan program TC fisik ini. Keterlibatan personel TNI dalam proses kepelatihan dinilai menjadi langkah strategis. Kolaborasi erat dengan TNI ini ditujukan untuk membangun kedisiplinan yang tinggi, memperkuat daya tahan tubuh para atlet, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme yang kuat di dalam diri setiap atlet saat mewakili daerah mereka.
Dolly Parton Dimakamkan Secara Privat di Nashville

Rakerkab 2026 dan Ajang Pemetaan Kekuatan
Selain fokus pada pembenahan fisik melalui TC, KONI Klungkung juga terus mematangkan program kerja organisasi secara administratif dan strategis dengan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2026. Langkah ini diambil untuk menyelaraskan program pembinaan atlet secara terstruktur di seluruh cabang olahraga.
Sebagai bagian dari upaya pemetaan kekuatan atlet yang diproyeksikan menuju Porprov 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON), KONI Klungkung juga telah memberangkatkan 9 atlet Perbakin untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak yang berlangsung di Senayan. Keikutsertaan para atlet menembak di tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana kekuatan dan kesiapan atlet Klungkung sebelum berlaga di ajang yang lebih tinggi.






