AS Monaco memantapkan posisi mereka di puncak klasemen setelah menaklukkan Olympique Marseille dengan skor 2-0 pada Minggu (30/8). Kemenangan meyakinkan ini membuat klub berjuluk Les Rouge et Blanc tersebut menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengemas dua kemenangan penuh dari dua laga awal yang telah bergulir musim ini.
Arsitek taktik Monaco asal Brasil, Filipe Lu铆s, mengandalkan ketajaman penyerang muda asal Jerman, Paris Brunner, untuk mendobrak pertahanan lawan. Kepercayaan mantan pelatih Flamengo tersebut dibayar tuntas oleh Brunner yang memborong seluruh gol kemenangan Monaco.
Pemain berusia 20 tahun itu membuka keunggulan Monaco pada menit ke-13 melalui eksekusi tandukan tajam. Gol pembuka ini tercipta berkat umpan silang akurat dari sisi kanan yang dikirimkan oleh sang kapten tim, Aleksandr Golovin.
Persiapan Porprov Bali 2027, KONI Klungkung Gelar TC Fisik Gandeng Kodim 1610

Marseille berupaya memberikan perlawanan, namun gawang mereka yang dikawal oleh kiper Jeffrey De Lange kembali bobol pada babak kedua. Tepat pada menit ke-53, Brunner kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan 2-0 untuk kubu tuan rumah.
Kendati berhasil mengamankan poin penuh dan memimpin klasemen, Filipe Lu铆s meminta anak asuhnya untuk tetap membumi. Ia mengingatkan bahwa perjalanan musim ini masih sangat panjang. "Liga baru saja dimulai, kami belum meraih sesuatu yang spesial, dan kami harus terus bekerja keras," tegas pelatih berkebangsaan Brasil tersebut.
Dolly Parton Dimakamkan Secara Privat di Nashville

Pada pertandingan lainnya, Rennes memetik kemenangan dramatis 3-2 atas Le Mans. Laga tersebut berlangsung sengit dengan diwarnai keputusan penalti dan intervensi Video Assistant Referee (VAR), sebelum akhirnya Esteban Lepaul muncul sebagai pahlawan kemenangan Rennes lewat golnya di menit akhir.
Sementara itu, Paris FC juga memetik poin penuh setelah menggilas Nice dengan skor telak 3-0. Tiga gol kemenangan Paris FC masing-masing disumbangkan oleh Sinayoko, Chergui, dan Marchetti. Hasil ini kontras dengan PSG yang hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menghadapi Lille di Stade Pierre-Mauroy pada 29 Agustus 2026.






