apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Pemkot Sukabumi Tutup Dua TPSS di Lembursitu, Siapkan Skema Baru Pengelolaan Sampah

Usat NgajiDiterbitkan 25 Agu 2026 - 16.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemkot Sukabumi Tutup Dua TPSS di Lembursitu, Siapkan Skema Baru Pengelolaan Sampah
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Bagaimana warga Lembursitu di Kota Sukabumi akan mengelola sampah rumah tangga setelah tempat pembuangan sementara di lingkungan mereka ditutup?

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi menutup dua lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah tegas untuk menindaklanjuti implementasi regulasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, memaparkan detail penutupan tersebut pada Selasa, 25 Agustus 2026. Langkah penutupan ini dapat terwujud berkat adanya kesepakatan bersama antara warga setempat dan aparatur wilayah mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan, serta mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga

Vilmei Kehilangan Rp1,28 Miliar Diduga Dicuri Karyawan dari Akun TikTok

Vilmei Kehilangan Rp1,28 Miliar Diduga Dicuri Karyawan dari Akun TikTok

Mengapa Dua TPSS di Lembursitu Ditutup?

Penutupan dua TPSS di Lembursitu didasari oleh kepatuhan terhadap regulasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pemerintah daerah menilai keberadaan TPSS konvensional perlu digantikan dengan sistem yang lebih teratur dan ramah lingkungan.

Keputusan penutupan ini tidak diambil sepihak, melainkan melalui musyawarah dan kesepakatan bersama antara warga dengan aparatur wilayah dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan. DLH juga memberikan dukungan penuh untuk memastikan transisi kebersihan di wilayah tersebut berjalan lancar tanpa menimbulkan penumpukan sampah liar.

Bagaimana Skema Baru Pengelolaan Sampah Berbasis RW?

Sebagai solusi pascapenutupan, Pemkot Sukabumi tengah menyiapkan skema baru pengelolaan sampah berbasis Rukun Warga (RW). Melalui skema ini, setiap RW akan difasilitasi dengan gerobak sampah yang pengadaannya bersumber dari Dana Kelurahan pada APBD Perubahan.

Baca Juga

Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Alur pengangkutan sampah dari permukiman warga akan diatur sebagai berikut: - Sampah dari rumah-rumah warga dikumpulkan menggunakan gerobak sampah di tingkat RW. - Mobilitas pengangkutan dari permukiman menuju titik transfer akan diperkuat dengan kendaraan roda tiga. - Titik transfer sampah disiapkan di lokasi khusus, yaitu di belakang Terminal Lembursitu. - Di titik transfer tersebut, sampah akan langsung dipindahkan ke dalam kontainer arm roll milik DLH untuk dibawa ke tempat pemrosesan akhir.

Langkah pembenahan fasilitas publik ini berjalan seiring dengan program kerja Bobby Maulana bersama Ayep Zaki. Pasangan pemimpin yang diusung oleh koalisi PDIP, NasDem, PAN, PPP, dan Hanura tersebut juga memiliki program lain untuk daerah ini, termasuk rencana menjadikan Sukabumi sebagai Kota Wakaf. Sebelumnya, Ayep Zaki sempat menyebut perolehan suatu penghargaan pada awal tahun 2025 sebagai awal yang baik dalam memulai program kerja mereka untuk membangun Kota Sukabumi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pengelolaan sampah

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menghindari Arisan Bodong dan Mengenali Tanda-tandanyaGuyon Bahlil di Peluncuran PLTS Bali, Sebut Eksekusinya di Kandang MerahPrabowo Resmi Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Jembrana BaliVilmei Kehilangan Rp1,28 Miliar Diduga Dicuri Karyawan dari Akun TikTokManfaat Buah Ceri untuk Kesehatan dan Kualitas TidurMohsen Rezaei Isyaratkan Iran Kemungkinan Tinjau Kembali Kepemilikan Senjata NuklirTruk Terobos Lampu Merah di Cibubur, Tabrak Mobil dan Motor hingga Satu Orang TewasYLBHI Dorong Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap