apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Banyak Warga Pilih Tradisional

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 27 Agu 2026 - 16.28 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Banyak Warga Pilih Tradisional
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Pemerintah terus berupaya menangani dampak gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari delapan kabupaten/kota di provinsi tersebut, tujuh wilayah terdampak bencana sementara hanya Flores Timur yang tidak terkena dampak. Dalam proses penanganan medis pascabencana ini, dua rumah sakit dilaporkan berhenti beroperasi total, yakni masing-masing satu unit di Nagekeo dan Manggarai.

Untuk mengatasi lumpuhnya fasilitas tersebut, Kementerian Kesehatan mengirimkan rumah sakit lapangan ke Ruteng dan Nagekeo. Rumah sakit lapangan di Ruteng dikirim pada 17 Agustus dan mulai beroperasi pada malam hari tanggal 18 Agustus. Selain itu, pemerintah mengandalkan sejumlah rumah sakit rujukan seperti Rumah Sakit Komodo di Manggarai Barat dan rumah sakit di Borong, Manggarai Timur. Karena RS Komodo berjarak cukup jauh dari pusat gempa di Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Kapal Airlangga untuk mendekati area terdampak, serta berkoordinasi dengan Basarnas untuk evakuasi menggunakan helikopter.

Dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/8), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan situasi terkini penanganan korban. Budi menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah pada satu hingga dua minggu pertama setelah bencana adalah mencegah bertambahnya korban meninggal dunia melalui penanganan pasien yang cepat.

Baca Juga

Kabut Asap Memburuk, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Kabut Asap Memburuk, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT: Banyak Warga Pilih Tradisional

Meskipun lebih dari 95 persen pasien dengan kategori triase merah (kondisi parah) dan kuning telah teridentifikasi, proses penanganan di lapangan menghadapi hambatan yang signifikan. Menkes ungkap kendala tangani korban gempa NTT: banyak warga pilih tradisional. Menurut Budi, salah satu tantangan budaya yang nyata di NTT adalah masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional, termasuk untuk menangani kasus patah tulang, ketimbang mencari perawatan medis profesional.

Kendala ini diperparah oleh keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di tingkat desa. Beberapa fasilitas kesehatan tidak dapat beroperasi karena tidak adanya tenaga medis yang bisa menjangkau wilayah pelosok. Akibatnya, sejumlah pasien yang masuk dalam kategori triase merah terpaksa menjalani perawatan mandiri di rumah mereka masing-masing.

Baca Juga

Asrama Rusak akibat Gempa NTT, Sejumlah Polisi dan Keluarga Turut Mengungsi

Asrama Rusak akibat Gempa NTT, Sejumlah Polisi dan Keluarga Turut Mengungsi

Untuk menangani pasien rujukan yang didominasi oleh kasus trauma鈥攕eperti trauma kepala, dada, serta patah tulang tangan dan kaki鈥擪ementerian Kesehatan menyesuaikan pengiriman tenaga medis dengan memprioritaskan dokter spesialis ortopedi dan dokter bedah. Penanganan darurat ini merupakan tahap pertama dari tiga fase respons kesehatan, yang nantinya akan dilanjutkan dengan tahap kedua berupa reaktivasi seluruh fasilitas kesehatan terdampak, dan diakhiri dengan tahap ketiga untuk memulihkan faskes yang mengalami kerusakan fisik.

Sumber: Kumparan

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Budi Gunadi Sadikinmitigasi bencanakementerian kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

Ledakan di Pandeglang Tewaskan Seorang Nelayan, Polisi Selidiki Dugaan Bom IkanKabut Asap Memburuk, Pekanbaru Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana KarhutlaSebanyak 1.763 Ton Bantuan Telah Disalurkan untuk Korban Gempa NTTPolisi Selidiki Penggunaan Bom Ikan Terkait Ledakan Maut di PandeglangPabrik Plastik PT Batik Building Material di Serang TerbakarKebakaran Melanda Pabrik Plastik PT Batik Building Material di SerangBMKG Catat 8.193 Gempa Susulan Guncang NTT, Korban Meninggal Capai 111 OrangKorban Meninggal Gempa NTT Bertambah Menjadi 111 Orang

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap