McDonald's Indonesia telah memperkenalkan menu Ayam Krispy McD kepada konsumen di tanah air sejak tahun 1999. Kehadiran menu ayam goreng ini telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat selama puluhan tahun. Di balik tekstur luar yang renyah dan daging yang lembut di dalam, terdapat komitmen pengelolaan mutu yang berjalan secara berkesinambungan. Upaya menjaga konsistensi rasa dan kualitas ini melibatkan pengawasan ketat dari hulu ke hilir.
Untuk memastikan kesegaran produk yang disajikan, McDonald鈥檚 Indonesia mengandalkan pasokan dari dalam negeri. Pihak perusahaan menggunakan 100 persen ayam segar, bukan ayam beku, yang dikirimkan setiap hari oleh para peternak lokal. Kemitraan dengan peternak lokal ini juga menuntut kepatuhan terhadap regulasi mutu yang ketat. Seluruh bahan baku ayam yang masuk ke dalam rantai produksi wajib memenuhi standar biosecurity, prinsip kesehatan dan kesejahteraan hewan (animal health welfare), serta pemenuhan kaidah Halalan Thoyyiban.
Setelah melewati fase pemeliharaan di peternakan, ayam kemudian diproses di fasilitas Rumah Potong Ayam (RPA). Aspek higienitas dan rantai dingin menjadi kunci utama pada tahap ini. Setelah selesai diproses di RPA, daging ayam didistribusikan ke berbagai gerai menggunakan armada kendaraan khusus yang dilengkapi dengan sistem pendingin dan dalam kondisi bersegel. Langkah pengamanan ini dilakukan untuk meminimalisasi risiko kontaminasi serta menjaga suhu daging agar tetap segar selama proses pengiriman.
Nick Kyrgios Positif Kokain, Karier Tenis Sang Bad Boy Terancam Berakhir

Setibanya di dapur restoran, penanganan bahan baku terus dipantau secara presisi. Sebelum digoreng, daging ayam harus melalui proses marinasi terlebih dahulu. Proses ini juga melibatkan perendaman daging di dalam air dingin dengan suhu yang terjaga ketat pada kisaran 1 hingga 4 derajat Celsius. Pengaturan suhu air dingin ini krusial untuk mempertahankan kualitas daging sebelum masuk ke alat penggorengan.
Tahap memasak di dapur juga tidak luput dari standardisasi yang ketat. Proses penggorengan dilakukan dengan menetapkan parameter suhu dan durasi waktu yang sangat spesifik untuk menghasilkan kematangan yang merata. Selain itu, minyak yang digunakan untuk menggoreng ayam telah mengantongi sertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) demi mendukung aspek keberlanjutan.
Marcus Rashford Lelah Jadi Sorotan Media dan Podcast, Pilih Fokus di Lapangan Hijau

Imam Gazali, selaku Quality Assurance Manager PT Rekso Nasional Food, menjelaskan bahwa setiap tahapan pengolahan dan distribusi ini dirancang untuk memastikan konsumen mendapatkan produk dengan kualitas terbaik yang konsisten di setiap gerai. Melalui koordinasi yang terintegrasi antara peternak lokal, fasilitas pemrosesan, armada distribusi, hingga kru dapur di restoran, rantai panjang penyajian ayam goreng ini tetap terjaga mutunya dari waktu ke waktu.






