Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara aktif mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh wilayah Sumatera untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi mereka. Langkah ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Arahan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Mendagri saat memberikan sambutan dan arahan dalam acara Rapat Koordinasi Forkopimda Regional Sumatera. Pertemuan penting ini diselenggarakan secara tatap muka di Balairung Badan Pengusahaan (BP) Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam arahannya, Tito Karnavian menekankan pentingnya menyatukan kekuatan serta wewenang yang dimiliki oleh masing-masing unsur di dalam Forkopimda. Menurutnya, koordinasi yang erat dan solid akan menghasilkan tata kelola pemerintahan daerah yang jauh lebih efektif dan kuat. "Forkopimda ini masing-masing punya power. Dan power ini kalau disatukan akan solid, akan bagus," ujar Tito dalam keterangan tertulis yang dirilis pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. Guna mewujudkan sinergi yang kokoh tersebut, Mendagri menyarankan agar para pimpinan Forkopimda rutin menggelar rapat koordinasi secara berkala, minimal satu atau dua kali dalam sebulan. Selain rapat formal, Tito juga menekankan pentingnya mengadakan pertemuan-pertemuan informal demi membangun kedekatan emosional dan hubungan kerja yang lebih erat antar-pimpinan di daerah.
Daftar Promo Makanan dan Minuman HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026 Beserta Ketentuannya

Terkait dengan kondisi perekonomian, Mendagri memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia saat ini tercatat berada di angka 5,29 persen. Capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang positif ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan secara konsisten oleh seluruh daerah. Di wilayah Sumatera sendiri, Tito mengapresiasi kinerja beberapa daerah yang menunjukkan performa ekonomi sangat baik. Secara khusus, ia menyebut Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Lampung sebagai wilayah di Sumatera yang berhasil mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan kedua provinsi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Sumatera untuk terus menggenjot perekonomian mereka.
Di samping mendorong pertumbuhan ekonomi, Tito Karnavian juga memberikan perhatian serius pada upaya menjaga stabilitas harga barang dan jasa melalui pengendalian inflasi. Ia menyoroti bahwa masalah inflasi, terutama yang terjadi pada komoditas pangan, memiliki dampak yang sangat langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat luas. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, gejolak harga pangan ini dikhawatirkan dapat memicu kerawanan sosial yang pada akhirnya mengganggu stabilitas keamanan serta politik di daerah. Oleh karena itu, Mendagri menegaskan bahwa tanggung jawab pengendalian inflasi tidak boleh hanya dibebankan kepada kepala daerah saja. "Pengendalian tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada kepala daerah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur Forkopimda," tegas Tito.
Puan Pastikan Anggota Dewan Lebih Khidmat di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama

Rapat Koordinasi Forkopimda Regional Sumatera di Batam ini juga menjadi momentum penting karena dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan daerah. Di antaranya yang turut hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari. Selain itu, jalannya rapat koordinasi ini juga diikuti secara langsung oleh para gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh unsur anggota Forkopimda dari berbagai wilayah di Sumatera beserta pejabat terkait lainnya yang berkomitmen untuk memperkuat stabilitas dan ekonomi regional.






