apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessPopuler
Beranda/Internasional

Laporan ILO, 67 Juta Anak Muda di Dunia Diperkirakan Menganggur pada 2025

Domu TobingDiterbitkan 12 Agu 2026 - 23.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laporan ILO, 67 Juta Anak Muda di Dunia Diperkirakan Menganggur pada 2025
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perlambatan ekonomi global yang disertai dengan ketegangan geopolitik serta minimnya penciptaan lapangan kerja baru kini memicu kekhawatiran besar di tingkat internasional. Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), yang merupakan bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melaporkan adanya tren kenaikan pengangguran yang mengkhawatirkan pada kelompok usia muda. Berdasarkan data terbaru, tingkat pengangguran kaum muda di tingkat global mengalami kenaikan menjadi 12,4 persen pada tahun 2025, naik tipis dari angka 12,3 persen yang tercatat pada tahun 2023.

Kenaikan persentase ini berdampak nyata pada puluhan juta individu di berbagai belahan dunia. Diperkirakan sebanyak 67 juta anak muda yang berada di rentang usia 15 hingga 24 tahun secara global akan menganggur pada tahun 2025. Laporan dari ILO tersebut memaparkan bahwa lonjakan pengangguran generasi muda ini terjadi secara meluas, setidaknya di delapan dari sebelas sub-kawasan di dunia sepanjang periode 2023 hingga 2025.

Negara-negara Arab mencatatkan tingkat pengangguran kaum muda yang paling tinggi, mencapai angka 26,2 persen. Posisi ini kemudian disusul oleh wilayah Afrika Utara dengan tingkat pengangguran sebesar 22,6 persen. Sementara itu, lonjakan yang cukup signifikan juga terlihat di Amerika Utara, di mana angka pengangguran kaum mudanya melompat dari 8,3 persen pada tahun 2023 menjadi 9,8 persen pada tahun 2025. Di belahan dunia lain, seperti kawasan Eropa Utara, Selatan, dan Barat, angka pengangguran bagi kelompok usia ini stabil berada di kisaran 15 persen. Di samping itu, proporsi kaum muda yang masuk dalam kategori tidak bekerja, tidak bersekolah, atau tidak mengikuti pelatihan (NEET) juga dilaporkan meningkat hingga menyentuh angka 20 persen, atau setara dengan lebih dari 257 juta orang secara global.

Baca Juga

Strategi Danantara Atasi Celah Kosong Rantai Pasok Industri Mineral

Strategi Danantara Atasi Celah Kosong Rantai Pasok Industri Mineral

Faktor utama di balik menyusutnya kesempatan kerja ini salah satunya disebabkan oleh berkurangnya pekerjaan berketerampilan menengah. Sektor-sektor yang biasanya menyerap banyak tenaga kerja seperti administrasi, kesekretariatan, penjualan, hingga industri manufaktur terus mengalami penurunan permintaan. Di sisi lain, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) turut membayangi masa depan pekerja muda. ILO memperkirakan bahwa sekitar 6,1 persen pekerjaan yang dijalankan oleh kelompok usia 15 hingga 29 tahun masuk dalam kategori yang paling rentan terhadap perubahan akibat adopsi AI.

Terdapat ketidakpastian mengenai seberapa besar dampak AI ini akan mendisrupsi pasar kerja secara nyata di masa depan. Namun, jika diasumsikan sekitar 10 persen dari pekerjaan yang terpapar teknologi kecerdasan buatan tersebut benar-benar hilang, diperkirakan ada sekitar 5,6 juta pekerja muda yang berpotensi kehilangan pekerjaan mereka. Kelompok ini kemungkinan besar harus beralih karier ke bidang lain atau bahkan keluar sepenuhnya dari angkatan kerja aktif.

Baca Juga

PBB Soroti Krisis Air Gaza dan Kekerasan di Tepi Barat

PBB Soroti Krisis Air Gaza dan Kekerasan di Tepi Barat

Meskipun prospek kerja menengah cenderung menyusut, peluang di sektor lain tidak sepenuhnya tertutup. Lapangan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tinggi, seperti bidang sains, teknik, kesehatan, serta teknologi informasi, dilaporkan masih terus tumbuh di berbagai negara. Kendati demikian, kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki oleh mayoritas pencari kerja muda dengan kebutuhan industri berspesialisasi tinggi ini tetap menjadi tantangan struktural yang sulit dipecahkan dalam waktu dekat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kecerdasan buatanPBB

Berita Terbaru Lainnya

SBY Dipastikan Absen Upacara HUT ke-81 RI, Megawati Belum TahuBEI Siapkan Private Placement dan IPO untuk Masuknya Investor StrategisStrategi Danantara Atasi Celah Kosong Rantai Pasok Industri MineralPengamat Nilai Perpres Ojol Ciptakan Iklim Usaha yang SehatPBB Soroti Krisis Air Gaza dan Kekerasan di Tepi BaratRentan Konflik dengan Warga, DPR Minta Kemenhut Kendalikan Populasi Monyet Ekor PanjangLRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Mulai 26 Agustus 2026Petrokimia Gresik Hadirkan Inovasi GladiAgro untuk Pulihkan Kesuburan Tanah Pertanian

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap