Sebuah ledakan gas elpiji menghancurkan rumah milik warga bernama Asep Syarifudin di Kampung Ciburial, RT 03 RW 06, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (28/8) sekitar pukul 07.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan serta melukai tiga orang.
Kejadian bermula saat Asep membeli tabung elpiji 3 kilogram karena persediaan di rumahnya habis. Ketika dipasang, gas sempat keluar dalam jumlah banyak hingga membuat Asep panik dan membawa tabung tersebut ke luar rumah. Asep kemudian meminta bantuan Agus, pedagang yang menjual gas tersebut, untuk memasangnya kembali. Setelah Agus memastikan kondisi tabung aman dan memasangnya, kompor pun dinyalakan. Ledakan keras kemudian terjadi, diduga akibat akumulasi gas yang masih tersisa di dalam ruangan.
Dukcapil Jemput Bola Layani Dokumen Korban Gempa di Nagekeo

Akibat peristiwa ini, Agus mengalami luka bakar serius hingga 80 persen. Asep mengalami luka di tangan dan kaki, sedangkan istrinya mengalami luka ringan. Agus sempat dilarikan ke Klinik Sespim Polri sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit menggunakan ambulans karena kondisinya kritis. Sementara itu, Asep dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi tempat tinggal mereka tidak dapat dihuni.
Kemenkes Tangani 15 Ribu Korban Gempa NTT, Akumulasi Korban Meninggal Capai 162 Jiwa

Di sisi lain, Presiden menyatakan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) selalu hadir dalam setiap peristiwa dan krisis yang dihadapi oleh bangsa.






