apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Kemenkes Tangani 15 Ribu Korban Gempa NTT, Akumulasi Korban Meninggal Capai 162 Jiwa

Nyaring AranDiterbitkan 28 Agu 2026 - 21.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenkes Tangani 15 Ribu Korban Gempa NTT, Akumulasi Korban Meninggal Capai 162 Jiwa
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan bantuan medis darurat pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk menangani para korban terdampak yang mengalami luka fisik maupun trauma psikologis di ratusan titik pengungsian.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono memaparkan bahwa total populasi warga yang terdampak bencana ini hampir mencapai 2 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 176.000 warga kini mengungsi di 533 lokasi pengungsian. Gempa tersebut secara langsung menyebabkan 111 orang meninggal dunia. Sementara itu, akumulasi korban jiwa termasuk pasien yang meninggal selama masa perawatan kini mencapai 162 orang, dengan 19 orang di antaranya meninggal saat dirawat di tujuh rumah sakit rujukan.

Kategori Pasien dan Jenis Cedera

Pelayanan medis di lapangan terus dioptimalkan untuk merawat sekitar 15.000 pasien. Kemenkes mengidentifikasi kondisi pasien di puskesmas dan posko pengungsian ke dalam tiga kategori utama. Sebanyak 187 pasien masuk dalam kategori merah (gawat darurat dan kritis), sekitar 900 pasien berkategori kuning (darurat stabil), dan 13.800 pasien berkategori hijau (tidak darurat tetapi membutuhkan pelayanan medis). Sejauh ini, tercatat ada 213 korban luka berat dan sekitar 1.300 korban luka ringan yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga

Dukcapil Jemput Bola Layani Dokumen Korban Gempa di Nagekeo

Dukcapil Jemput Bola Layani Dokumen Korban Gempa di Nagekeo

Kasus cedera fisik yang paling banyak ditangani oleh tim medis meliputi cedera kepala, patah tulang terbuka, trauma tulang belakang, trauma tumpul pada bagian dada, serta luka bakar. Selain ancaman fisik, pemulihan kesehatan mental juga menjadi perhatian akibat guncangan gempa susulan yang sempat mencapai magnitudo terbesar 6,6. Guna membantu mengatasi persoalan psikologis warga, sejumlah universitas telah mengirimkan relawan ke lokasi pengungsian.

Pengerahan Tenaga Medis dan Fasilitas Lapangan

Hingga saat ini, Kemenkes telah mendistribusikan 210 dokter umum, 149 perawat, dan 68 dokter spesialis ke wilayah terdampak. Untuk mempercepat evakuasi di daerah yang sulit dijangkau, Kemenkes bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk melakukan evakuasi menggunakan helikopter. Rumah sakit lapangan dengan fasilitas kamar operasi steril yang dilengkapi tekanan udara negatif dan HEPA filter juga disiapkan untuk menangani tindakan bedah darurat.

Baca Juga

Prabowo Terima Tokoh Dayak Panglima Jilah Bahas Kebakaran Hutan Kalimantan

Prabowo Terima Tokoh Dayak Panglima Jilah Bahas Kebakaran Hutan Kalimantan

Setelah minggu kedua pascabencana, seluruh fasilitas kesehatan yang terdampak dilaporkan telah kembali beroperasi. Pelayanan kesehatan sebagian dilakukan di luar gedung menggunakan tenda medis karena ancaman gempa susulan masih membayangi. Di tengah situasi darurat ini, sekitar 20 bayi lahir dengan selamat di tenda pengungsian selama dua pekan terakhir.

Sebagai bentuk dukungan bagi para relawan kesehatan yang bertugas, Kemenkes memberikan uang harian, kebutuhan makan, serta sertifikat Satuan Kredit Profesi (SKP) kepada para relawan.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamkementerian kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

Dukcapil Jemput Bola Layani Dokumen Korban Gempa di NagekeoPrabowo Terima Tokoh Dayak Panglima Jilah Bahas Kebakaran Hutan KalimantanBNPB, Korban Meninggal Gempa NTT Capai 111 Orang, Gempa Susulan Masih TerjadiSeorang Pria di Bekasi Ditangkap karena Unggah Ajakan Kepung DPRKebakaran Rumah di Kebon Jeruk Jakbar, Istri Pemilik Ditemukan TewasGempa Susulan di NTT Tembus 8.794 KaliLedakan Gas Elpiji Hancurkan Rumah Warga di LembangSopir Pikap Tabrak Gerbang DPR Ditangkap, Diduga Beraksi Saat Mabuk

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap