apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Karhutla di Gunung Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Pemadaman Hadapi Kendala Cuaca dan Sumber Air

Parlin SinagaDiterbitkan 12 Agu 2026 - 01.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Karhutla di Gunung Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Pemadaman Hadapi Kendala Cuaca dan Sumber Air
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Bromo, yang terletak di dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dilaporkan terus mengalami perluasan. Berdasarkan perkembangan situasi hingga hari Selasa (12/8), luasan area yang terdampak oleh kobaran api di kawasan konservasi tersebut kini telah mencapai angka 899 hektare. Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian serius karena dampaknya yang terus meluas di area Gunung Bromo dan sekitarnya. Luasnya lahan yang terbakar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini menunjukkan bahwa rambatan api masih terus berlangsung hingga Selasa (12/8) tersebut.

Dalam upaya menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan yang kian meluas ini, petugas gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan tindakan pemadaman. Petugas gabungan tersebut terus berupaya secara maksimal dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada guna meredam perambatan api agar tidak semakin meluas ke area lain di kawasan Gunung Bromo. Strategi pemadaman yang diterapkan oleh petugas gabungan di lapangan meliputi dua jalur utama, yaitu melalui jalur darat serta melalui jalur udara dengan menggunakan operasi pengeboman air atau yang dikenal dengan istilah water bombing. Kedua metode ini dikombinasikan agar upaya pemadaman di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga

Stok Beras di Gudang Bulog Meger Klaten Melimpah, Pengadaan Jalan Terus

Stok Beras di Gudang Bulog Meger Klaten Melimpah, Pengadaan Jalan Terus

Kendati petugas gabungan telah berupaya keras mengombinasikan jalur darat dan operasi udara, proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo ini diakui belum dapat berjalan secara optimal. Salah satu kendala teknis utama yang dihadapi oleh tim di lapangan adalah masalah ketersediaan dan aksesibilitas air. Sumber air yang digunakan untuk memadamkan api dilaporkan berada di lokasi yang sangat jauh dari titik-titik kebakaran yang menyebar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jarak yang terlampau jauh antara sumber air dengan titik api ini menjadi hambatan besar yang membuat pasokan air untuk memadamkan kebakaran tidak dapat disalurkan dengan cepat dan maksimal.

Selain kendala jarak sumber air yang jauh, petugas gabungan juga harus berhadapan dengan faktor alam yang sangat dinamis di sekitar Gunung Bromo. Hembusan angin yang bertiup kencang di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi salah satu faktor utama yang menyulitkan proses pemadaman, terutama untuk operasi yang dilakukan melalui jalur udara. Angin kencang tersebut tidak hanya berpotensi mempercepat penyebaran api, tetapi juga menyulitkan navigasi. Kondisi ini diperparah oleh perubahan cuaca yang terjadi secara cepat di kawasan pegunungan tersebut, sehingga operasi udara atau water bombing yang dirancang untuk meredam rambatan api menjadi semakin sulit untuk dilaksanakan secara efektif.

Baca Juga

Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar, Yaqut Siapkan Perlawanan

Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar, Yaqut Siapkan Perlawanan

Secara keseluruhan, kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini membutuhkan penanganan yang ekstra hati-hati dan berkelanjutan. Hingga Selasa (12/8), dengan luasan kebakaran yang telah mencapai 899 hektare, petugas gabungan masih terus bersiaga dan berupaya menembus segala rintangan yang ada. Meskipun dihadapkan pada kendala sumber air yang jauh dari titik api serta faktor cuaca berupa angin kencang dan perubahan cuaca yang cepat, komitmen untuk meredam rambatan api melalui jalur darat dan operasi water bombing tetap terus dimaksimalkan demi menyelamatkan ekosistem di kawasan TNBTS.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gunung Bromokebakaran hutanTNBTS

Berita Terbaru Lainnya

Stok Beras di Gudang Bulog Meger Klaten Melimpah, Pengadaan Jalan TerusMenkeu Pastikan Anggaran Subsidi BBM Aman di Tengah Fluktuasi Harga MinyakKasus Challenge Hafal Qur'an Dapat Miras, 5 Pihak Dilaporkan ke Polda Metro JayaDestry Damayanti Diusulkan Sebagai Calon Tunggal Gubernur Bank IndonesiaBPS Catat Rata-Rata Harga Daging Sapi Nasional Lampaui HAP pada Awal Agustus 2026Hasil SNLIK 2026, Literasi Keuangan Naik Menjadi 69,57 Persen, Inklusi Capai 93,61 PersenDidakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar, Yaqut Siapkan PerlawananSurvei Bank Indonesia, Keyakinan Konsumen Juli 2026 Menurun Namun Tetap Optimistis

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap