PT KAI (Persero) tengah mempersiapkan rencana besar untuk merevitalisasi stasiun kereta api legendaris di pusat kota Jakarta, Stasiun Gambir. Melalui konsep bertajuk "New Gambir", stasiun ini dirancang untuk mengalami transformasi signifikan guna meningkatkan daya tampung dan integrasi antarmoda. Rencana pengembangan tersebut diumumkan secara resmi oleh KAI melalui akun Instagram resminya, @keretapikita, pada Minggu (30/8/2026).
Langkah pembenahan ini sejalan dengan tingginya volume pengguna jasa di stasiun tersebut. Berdasarkan data operasional sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Stasiun Gambir telah melayani sebanyak 3,87 juta aktivitas pelanggan. Angka pergerakan yang cukup padat ini terbagi atas 1,99 juta pelanggan yang melakukan keberangkatan (boarding) dan 1,88 juta pelanggan yang tiba (alighting) di stasiun tersebut.
Dalam rencana pengembangan New Gambir, PT KAI memfokuskan pembenahan pada empat area utama. Keempat fokus tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan, penguatan kapasitas kawasan stasiun, integrasi mobilitas, serta peningkatan pengalaman perjalanan (journey experience) penumpang melalui penyediaan fasilitas hospitality dan leisure.
Kebakaran Pasar Belik Pemalang, Ratusan Kios dan Lapak Ludes Terbakar

Untuk mewujudkan fokus tersebut, pengembangan New Gambir akan bertumpu pada tiga pilar utama. Pilar pertama adalah mobilitas. Melalui pilar ini, konektivitas perjalanan akan diperkuat dengan menghubungkan berbagai moda transportasi publik secara terintegrasi. Stasiun Gambir nantinya tidak hanya melayani kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line, melainkan juga tersambung langsung dengan MRT Jakarta, Transjakarta, bus bandara, transportasi pengumpan (feeder), serta jalur khusus pejalan kaki.
Pilar kedua fokus pada aspek budaya (culture), yang menitikberatkan pada penyajian kenyamanan bagi para pengguna jasa melalui peningkatan standar layanan dan fasilitas pelanggan. Sementara itu, pilar ketiga adalah lifestyle and leisure. Pada pilar ini, kawasan New Gambir akan membuka ruang yang lebih luas untuk area kuliner, gerai ritel, ruang publik, serta berbagai aktivitas kawasan lainnya.
Dua Pencuri Motor di Parkiran Kafe Cireundeu Ditangkap Polisi

Guna menunjang kenyamanan penumpang jarak jauh maupun pelaku bisnis, New Gambir juga direncanakan dilengkapi dengan fasilitas hotel dan lounge sebagai bagian dari layanan hospitality. KAI juga akan menyediakan ruang pertemuan (meeting room) untuk mendukung kegiatan bisnis maupun komunitas. Selain itu, stasiun ini akan dilengkapi dengan kawasan ruang publik dan area taman terbuka hijau yang menghubungkan langsung Stasiun Gambir dengan ikon ibu kota, Monumen Nasional (Monas).
Hingga saat ini, PT KAI (Persero) belum merinci jadwal pasti dimulainya konstruksi fisik maupun target penyelesaian proyek New Gambir ini. Informasi mengenai nilai investasi serta detail teknis pelaksanaan revitalisasi juga masih berada dalam tahap persiapan rencana.






