Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa seluruh jalan dan jembatan nasional yang sempat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini telah kembali berfungsi normal. Hal tersebut disampaikan Dody dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).
Meski akses transportasi darat utama telah pulih, sejumlah infrastruktur air bersih masih terganggu karena sungai penyuplai air tertimbun longsor. Untuk mengatasinya, Direktorat Air Minum menyalurkan bantuan mobil tangki air dan toilet portabel ke kabupaten-kabupaten yang terdampak.
Prabowo Cek Posko Pengungsi Korban Gempa M 7 di Nagekeo NTT

Kerusakan fisik juga dilaporkan terjadi pada gedung pemerintahan di tujuh kabupaten, terutama kantor bupati dan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kementerian PU akan memverifikasi kerusakan tersebut untuk memperkuat struktur bangunan yang terdampak atau merobohkan dan membangunnya kembali jika tidak memungkinkan untuk diperbaiki.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah NTT bergerak cepat dalam mendata kerusakan fasilitas publik. Saat meninjau wilayah Manggarai Timur pada Senin (17/8/2026), Tito mendorong pemda segera mendata bangunan sekolah serta rumah ibadah yang rusak akibat guncangan gempa.
Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Korban Gempa NTT di Nagekeo

Untuk mendukung percepatan penanganan di lapangan, TNI turut mengerahkan bantuan peralatan dari Kodam Udayana, termasuk ambulans, ekskavator, dan dump truck.






