apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

DSI Pantau 100 Kapal Ekspor per Hari, Integrasikan Sistem ESDM hingga Bea Cukai

Nyaring AranDiterbitkan 1 Sep 2026 - 16.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DSI Pantau 100 Kapal Ekspor per Hari, Integrasikan Sistem ESDM hingga Bea Cukai
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan mengintegrasikan berbagai platform data dari kementerian dan lembaga untuk memperkuat pengawasan ekspor sumber daya alam strategis nasional. Langkah ini disampaikan oleh Direktur Utama DSI, Luke Thomas Mahony, dalam acara Peluncuran Babak Baru Tata Kelola Ekspor SDA di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, pada Senin (24/8/2026).

Integrasi data ini akan menghubungkan sistem DSI dengan sejumlah platform penting, termasuk SIMBARA milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lembaga National Single Window (LNSW), serta Bea Cukai. Melalui integrasi tersebut, DSI akan memantau aktivitas ekspor tiga komoditas utama, yaitu batu bara, minyak sawit (CPO), dan ferro alloy.

Pengawasan 100 Kapal Ekspor Setiap Hari

Menurut Luke, terdapat 100 kapal yang melakukan ekspor batu bara, CPO, dan ferro alloy dari Indonesia setiap harinya. Setiap kapal yang berangkat memiliki kontrak komersial yang menjelaskan hubungan bisnis antara pihak pembeli dan penjual.

Untuk memastikan seluruh data transaksi terdokumentasi dengan baik, DSI berencana meluncurkan portal khusus ekspor. Portal ini nantinya dapat digunakan untuk mengunggah kontrak komersial serta informasi lain yang belum terekam oleh sistem sebagai bagian dari proses verifikasi.

Baca Juga

Shana Fatina Bakal Bicara Karier Bidang Keberlanjutan di Pertamina Talks

Shana Fatina Bakal Bicara Karier Bidang Keberlanjutan di Pertamina Talks

Antisipasi Praktik Under-Invoicing dan Skema Pembiayaan

Dalam proses pengawasan harga ekspor, Luke menjelaskan adanya skema pembiayaan pra-produksi (pre-production financing) di Indonesia. Melalui skema ini, pembeli memberikan dana di awal untuk mendapatkan potongan harga atau diskon.

Adanya diskon tersebut membuat harga ekspor komoditas bisa lebih rendah dari harga acuan. Oleh karena itu, harga ekspor yang lebih rendah tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran seperti praktik under-invoicing atau transfer pricing.

Meski demikian, transaksi yang berada di bawah rentang acuan akan menjadi penanda (flag) bagi DSI untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan ada atau tidaknya indikasi under-invoicing atau transfer pricing.

Baca Juga

Negosiasi Tarif Resiprokal Indonesia-AS Masih Berproses, Pemerintah Kejar Penyelesaian Isu Kelebihan Kapasitas

Negosiasi Tarif Resiprokal Indonesia-AS Masih Berproses, Pemerintah Kejar Penyelesaian Isu Kelebihan Kapasitas

Pemantauan hingga Aliran Devisa Hasil Ekspor

Sistem pengawasan terintegrasi ini dirancang untuk mengawal rantai ekspor secara menyeluruh. Pengawasan tidak hanya berhenti saat kapal meninggalkan pelabuhan domestik.

DSI akan terus memantau proses ekspor hingga tahap pelunasan pembayaran serta pengembalian Devisa Hasil Ekspor (DHE) ke bank di dalam negeri.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin DibekukanPartai Hanura Dukung Langkah Tegas Presiden Prabowo Tindak Korporasi Terlibat KarhutlaSurvei Parameter Politik Indonesia, Mayoritas Publik Tidak Setuju NU Kelola TambangShana Fatina Bakal Bicara Karier Bidang Keberlanjutan di Pertamina TalksNegosiasi Tarif Resiprokal Indonesia-AS Masih Berproses, Pemerintah Kejar Penyelesaian Isu Kelebihan KapasitasPemkot Malang Alokasikan Rp34 Miliar DBHCHT untuk Kesehatan dan Kesejahteraan MasyarakatMoto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru Jadi Ajang Balap Sekaligus Aksi SosialKemendagri Terapkan Empat Kategori Baru dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap